VIDEO: Bayi 5 Bulan di Ngawi Tewas di Tangan Ayahnya

Liputan6.com, Jakarta - J (31) ayah kandung AA bayi perempuan berumur 5 bulan, warga Desa Tawun, Kecamatan Kasreman, Ngawi langsung diamankan di Kantor Polisi Resor Ngawi, bapak empat anak ini ditangkap dan diamankan, karena diduga sebagai pelaku penganiayaan terhadap anaknya sendiri, hingga tewas.

Seperti ditayangkan Fokus, (5/11/2019), polisi juga membawa DR (27), ibu kandung korban untuk dimintai keterangan, dihadapan polisi, ibu kandung korban mengaku tidak mengetahui jika bayinya tewas, akibat dianiaya oleh suaminya. Sebab sebelum kejadian, Sabtu sore 2 November 2019, anaknya diambil paksa oleh suaminya untuk dibawa ke rumah mertuanya, di Desa Ngawi Purba, Kecamatan Kota Ngawi.

Keesokan harinya, ibu korban baru mendengar jika bayinya sakit dan akhirnya meninggal dunia di Puskesmas setempat. Dari hasil visum diketahui jika tewasnya bayi tersebut akibat penganiayaan yang diduga dilakukan orangtuanya sendiri. Karena ditemukan banyak luka memar di pelipis mata, kening, kepala belakang, dan punggung.

Sementara pelaku mengaku telah menganiaya bayinya, karena terus menangis saat diambil paksa dari rumah istrinya, untuk dibawa pulang.

"Terkait adanya temuan bayi dalam kondisi meninggal dunia, kita sudah melakukan visum luar, sementara hasilnya ada beberapa luka akibat kekerasan dan kita sudah melakukan pemeriksaan, sementara ini ayahnya sudah mengakui bahwa dia yang melakukan, karena adanya masalah keluarga," ujar Kapolres Ngawi, AKBP Pranatal Hutajulu.

Setelah mengaku, pelaku diberi kesempatan pulang untuk mengikuti pemakaman bayinya, ayah empat orang anak yang sehari-hari bekerja sebagai pengemudi truk ini, hanya bisa menyesali perbuatannya, usai dimakamkan, pelaku kembali dimasukkan ke mobil polisi untuk dibawa ke kantor Polres Ngawi.