Video Detik-detik Anggota Klub Moge Keroyok 2 Intel TNI di Bukittinggi

Rifki Arsilan
·Bacaan 2 menit

VIVA – Sebuah insiden memalukan baru saja terjadi yang melibatkan komunitas pencinta Motor Gede (Moge) Harley Davidson di Bukittinggi, Sumatera Barat.

Komunitas Moge yang belakangan diketahui dipimpin oleh Letnan Jenderal TNI (Purnawirawan) Djamari Chaniago itu telah melakukan pengeroyokan terhadap dua orang Intel TNI AD dari satuan Kodim 0304/Agam Bukittinggi pada hari Jum'at sore, 30 Oktober 2020 kemarin.

Insiden pengeroyokan bermula ketika dua Anggota TNI AD yang bernama Serda Mastari dan Serda Yusuf tengah melintas di Jalan Dr.Hamka, Bukittinggi menuju Makodam Agam mendengar suara sirine mobil Patwal Polres Bukittinggi yang mengawal rombongan Harley Davidson yang sedang touring dengan mengangkat tema Long Way Up Sumatera Island.

Mendengar suara sirine Patwal, kemudian Serda Mastari dan Serda Yusuf meminggirkan sepeda motornya dengan tujuan mempersilahkan rombongan melintasi jalan raya. Setelah semua arak-arakan moge Harley Davidson melintas, dua Anggota TNI AD itu pun kembali melanjutkan perjalanannya seperti biasa.

Namun, naas, sejumlah moge yang terpisah dari rombongan kembali datang dari arah belakang sepeda motor Serda Mastari dan Serda Yusuf. Moge itu pun tiba-tiba menyalip dan menggeberkan gasnya ke arah sepeda motor dua Anggota TNI itu, hingga mereka oleng dan hampir jatuh dari kendaraan yang ditumpanginya.

Mendapatkan perilaku arogan dari para pengguna Moge, kemudian Serda Mastari dan Serda Yusuf mengejar pelaku dan menegur para riders yang menunjukkan arogansinya di jalan raya itu.

Namun, setelah berhasil menghentikan rombongan Harley Davidson, justru Serda Mastari dan Serda Yusuf dikeroyok oleh para komunitas moge tersebut.

Insiden pengeroyokan para riders komunitas Moge pimpinan Letjen TNI (Purn) Djamari Chaniago itu sempat diabadikan oleh salah satu warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Dalam video pendek yang diperoleh VIVA Militer, Sabtu, 31 Oktober 2020 itu, sangat jelas bahwa salah satu Anggota TNI AD yang berpakaian bebas itu dibanting, dipukuli dan diinjak-injak oleh anggota klub Moge Harley Davidson itu di depan umum. Keduanya dikeroyok dan menjadi sasaran bulan-bulanan dan amukan anggota klub Moge tersebut.

Bahkan, ketika mereka menjelaskan bahwa dirinya adalah seorang Anggota TNI, para riders pun tidak menggubrisnya. Bahkan salah satu dari anggota klub Moge itu mengancam akan menembak dua Intel TNI AD dari Kodim 0304/Agam itu.