VIDEO: Dua Cawali Kota Surabaya Blusukan Dekati Warga

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Kedua Calon Wali Kota Surabaya terus mendekatkan diri ke masyarakat, seiring dekatnya jadwal pilkada serentak 9 Desember mendatang.

Cawali Surabaya Nomor Urut 1 Eri Cahyadi berkampanye blusukan ke pasar tradisional. Sedangkan Cawali Surabaya Nomor Urut 2, Machfud Arifin ziarah ke makam orangtua dan juga Pak Tjip, sesepuh PDI Perjuangan Jawa Timur. Berikut video pemberitaannya pada Liputan6, 12 November 2020.

Berbusana ala Pejuang Kemerdekaan, Cawali Surabaya Nomor Urut 1, Eri Cahyadi bersama pendukungnya, menyapa warga yang dijumpai, dengan blusukan ke Pasar Tradisional Kalisari.

Selain menyapa pedagang, Eri Cahyadi ingin mengetahui kondisi pasar dan perekonomian pedagang selama pandemi Covid-19. Mantan Kepala Bappeko Surabaya ini, mengajak para pedagang tetap mematuhi protokol kesehatan. Dirinya berjanji jika terpilih akan meningkatkan fasilitas pasar tradisional.

"Pasar sepi itu ada pemeriksaan dari teman-teman pemerintah kota, pemerintah kota tidak akan mungkin melakukan pemeriksaan, kalau di sini pun juga physical distancing-nya dijaga, siapa yang menjaga? pedagangnya, sama pemilik pasarnya. Kalau orang itu terbiasa memakai masker, menjaga Kota Surabaya ini harus bersama tidak bisa sendiri,” kata Eri Cahyadi, Cawali No Urut 1.

Sedangkan Cawali Nomor Urut 2, Machfud Arifin berziarah ke makam orang tuanya, juga ke makam tokoh demokrasi yang juga mantan Sekjen PDI Perjuangan, Soetjipto Soedjono, atau lebih dikenal dengan nama Pak Tjip, di TPU Keputih Sukolilo Surabaya.

Mantan Kapolda Jatim ini berharap, generasi muda tidak melupakan fakta sejarah, dan menghormati serta meneladani para pemimpin bangsa yang telah tiada.

"Memang diajarkan, jangan lupakan pada sejarah pendiri-pendiri bangsa, dan kita generasi penerus itu harus mengisi kemerdekaan ini dengan sebaik-baiknya, bagaimana berjuang untuk bagaimana Indonesia ini tambah maju,” tutur Machfud Arifin, Cawali No Urut 2.

Berziarah ke makam leluhur adalah tradisi bangsa yang baik dan harus dilestarikan. Dengan berziarah, seseorang bisa mengenang kebaikan dan perjuangan para pendahulunya, sehingga bisa meneladani dalam kehidupan saat ini.