VIDEO: Dua Desa di Pasuruan Masih Terdampak Banjir, Warga Kesulitan Air Bersih

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Banjir yang menerjang Pasuruan, Jawa Timur hingga kini masih belum surut, setidaknya dari pantauan udara BPBD Kabupaten Pasuruan, dua desa di dua kecamatan masih terdampak.

Sebagian warga masih beraktivitas dengan perahu, dan mereka yang kesulitan air bersih mulai mendapatkan bantuan. Berikut diberitakan pada Liputan6, 5 November 2020.

Pantauan udara menggambarkan kondisi Desa Kedung Ringin, dan Desa Kedungboto Kecamatan Beji Pasuruan, yang Selasa sore masih tergenang air. Sampai Rabu siang, kondisi serupa masih terjadi, meski genangan air mulai berkurang di beberapa titik.

Dua desa terdampak banjir terparah, yakni Desa Kedung Ringin dan Desa Kedungboto. Sedangkan Desa Cangkringmalang, masih menyisakan genangan air sekitar 20 centimeter. Namun sebagian warga, masih beraktivitas menggunakan perahu.

Sementara itu, bantuan air bersih dari Polres Pasuruan telah tiba di Desa Kedung Ringin, salah satu desa terdampak banjir yang paling parah, Rabu siang. Sebanyak dua truk tangki air berkapasitas 5.000 liter, dikirim ke dua titik di desa itu.

Selama terendam banjir, warga memang kesulitan mendapatkan air bersih. Selain untuk memasak dan minum, air bersih dibutuhkan warga untuk keperluan mandi, karena sungai atau sumber air telah kotor karena banjir. Warga di desa terdampak kini tengah waspada akan datangnya banjir susulan, mengingat musim hujan baru saja dimulai.