VIDEO: Gubernur Khofifah Berikan Apresiasi Kepada Sopir Ambulans Pengantar Jenazah

Liputan6.com, Jakarta - Salah satu petugas yang tak kalah berjasanya saat merebak wabah COVID-19, adalah sopir ambulance pengantar jenazah Covid-19. Meski dibayangi rasa khawatir tertular virus corona baru (Sars-CoV), mereka tetap harus melaksanakan tugas mengantarkan jenazah korban COVID-19.

Sebagai apresiasi para sopir pengantar jenazah pasien COVID-19, di Rumah Sakit Dr Soetomo dan sopir ambulance Rumah Sakit Haji Sukolilo Surabaya, mendapat uang santunan dari Gubernur Jawa Timur. Berikut dilansir pada Liputan6, 20 April 2020.

Melalui video conference, Tri Prasetya dan kawan-kawannya, sopir ambulance dari Rumah Sakit Haji Sukolilo Surabaya, menceritakan pengalamannya mengantarkan jenazah pasien Covid-19 ke Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, untuk dimakamkan.

Meski di tengah rasa ketakutan akan tertular virus corona, dirinya dan rekan kerjanya tetap harus melaksanakan tugasnya dengan penuh rasa tanggungjawab. Hal yang sama juga dirasakan Candra, salah satu sopir ambulance RSUD Dr Soetomo, Surabaya.

Dirinya mengaku takut dan khawatir akan tertular virus corona baru meski dirinya sudah menggunakan APD lengkap. Namun, dirinya beserta kawan-kawannya tetap bertugas membawa jenazah Covid-19 ke area pemakaman.

Atas ketulusan dan jasa para pengantar jenazah pasien COVID-19 tersebut, Gubernur Jawa Timur, mengapresiasi dengan memberi santunan karena dianggap sebagai pahlawan, yang merupakan garda terdepan.

Para sopir ambulans ini juga berpesan kepada masyarakat agar mengikuti imbauan pemerintah untuk menerapkan protokol pencegahan penyebaran COVID-19, khususnya jaga jarak, menggunakan masker serta tetap tinggal di rumah jika tidak ada kepentingan yang mendesak.