VIDEO: Harga Sayur Melonjak Jelang Natal dan Tahun Baru

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2021, harga sejumlah komoditas di pasar di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, merangkak naik. Kenaikan signifikan terjadi pada komoditas sayur mayur. Pedagang menyebut kenaikan harga, dipicu stok hasil petani menipis, sedang permintaan menjelang Libur Natal terus meningkat.

Di Pasar Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, harga sayur mayur terpantau sejak dua pekan terakhir terus merangkak naik. Harga cabai merah besar Rp 48.000, naik dibanding sebelumnya Rp 35.000 per kilogram.

Cabai hijau Rp 25.000, melonjak dari harga sebelumnya Rp 18.000 rupiah per kilogram. Sedangkan komoditi sayuran seperti wortel, naik Rp 9.000 per kilogram, dari harga sebelumnya hanya Rp 5.000. Kenaikan signifikan juga terjadi pada harga kol dari Rp 65.000, menjadi Rp 85.000 per kilogramnya.

Sedangkan, kentang, dari harga Rp 8.000 menjadi Rp 18.000 per kilogramnya. Sedangkan harga bawang putih naik dari sebelumnya Rp 15.000 per kilogram jadi Rp 19.000.

Kenaikan yang terjadi sejak 2 minggu itu, menurut pedagang dipicu permintaan yang tinggi, jelang Natal dan Tahun Baru. Di samping itu stok dari hasil panen petani juga menipis. Demikian diberitakan pada Liputan6, 22 Desember 2020.

Namun, tak semua harga sayur naik, tomat, dan bawang merah harganya justru anjlok. Harga turun Rp 18.000, dari Rp 25.000 per kilogram. Sedangkan tomat, dari harga Rp 18.000 jadi Rp 8.000 per kilogram. Turunnya harga bawang merah dipicu banyaknya stok yang datang dari berbagai daerah.