Video Hoaks Sepekan: Jenazah Hidup Lagi saat Serangan Udara Israel hingga Detik-Detik Keberangkatan Pasukan TNI ke Palestina

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah kabar hoaks masih beredar di media sosial selama sepekan terakhir. Beberapa di antaranya menyebar dalam bentuk video.

Satu di antaranya video yang diklaim tipuan Palestina jenazah hidup lagi saat serangan udara Israel. Klaim tersebut diunggah akun Facebook Chery Rani, pada 13 Mei 2021.

Klaim video tipuan Palestina jenazah hidup lagi saat serangan udara Israel menampilkan, sejumlah orang berjalan menggotong benda menyerupai tandu, kemudian terdengarn suara sirine dan letupan. Sejumlah orang tersebut menaruh dan berlari meninggalakan benda yang sedang digotongnya. Tidak beberapa lama, terdapat seorang yang sedang terbaring pada benda tersebut dan kemudian seorang tersebut bangun.

Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut:

"Tipuan Palestina. "Jenazah" nya hidup lagi ketika ada sirene serangan udara Israel".

Namun setelah ditelusuri, video yang diklaim tipuan Palestina jenazah hidup lagi saat serangan udara Israel tidak benar. Video tersebut beredar sebelum Israel menyerang Palestina pada Mei 2021.

Selain video yang diklaim tipuan Palestina jenazah hidup lagi saat serangan udara Israel, terdapat video hoaks lain yang telah ditelusuri. Berikut rangkumannya.

Video Hoaks Ustaz Abdul Somad Jadi Tersangka

Gambar Tangkapan Layar Video yang Diklaim Ustaz Abdul Somad Jadi Tersangka (sumbe: Facebook)
Gambar Tangkapan Layar Video yang Diklaim Ustaz Abdul Somad Jadi Tersangka (sumbe: Facebook)

Sebuah video yang diklaim ustaz Abdul Somad (UAS) jadi tersangka beredar di media sosial. Video tersebut disebarkan akun Facebook Umar Sahit pada 18 Mei 2021.

Akun Facebook Umar Sahit mengunggah video yang berasal dari YouTube berjudul "UAS Jadi Tersangka!! Polri Amankan Uang Sumbangan Umat".

Dalam video tersebut terdapat foto suasana konferensi pers pengungkapan kasus oleh kepolisian. Terlihat sosok ustaz Abdul Somad mengenakan baju tahanan berwarna oranye. Di depannya terlihat tumpukan uang.

"AKHIRNYA TERUNGKAP POLRI TEMUKAN BUKTI BUKTI BARU UAS TERJERAT PASAL BELAPIS," demikian narasi dalam gambar tersebut.

Konten yang disebarkan akun Facebook Umar Sahit telah 75 kali dibagikan dan mendapat 5 komentar warganet.

Setelah ditelusuri, video yang diklaim ustaz Abdul Somad (UAS) jadi tersangka ternyata tidak benar.

Faktanya dalam video itu berisi pengungkapan kasus penipuan investasi bodong Memiles. Sedangkan foto UAS berbaju tahanan yang ditampilkan dalam video tersebut merupakan hasil suntingan atau editan.

Baca selengkapnya di tautan berikut ini.

Masjid di Palestina Dibom Yahudi

Gambar Tangkapan Layar Video yang Diklaim Sebuah Masjid di Palestina Dibom Yahudi (sumber: Facebook)
Gambar Tangkapan Layar Video yang Diklaim Sebuah Masjid di Palestina Dibom Yahudi (sumber: Facebook)

Sebuah video yang diklaim salah satu masjid di Palestina dibom oleh Yahudi beredar di media sosial. Video tersebut disebarkan akun Facebook Harri Yanto pada 19 Mei 2021.

Video berdurasi 17 detik itu memperlihatkan detik-detik sebuah bangunan mirip masjid hancur akibat ledakan. Video tersebut kemudian dikaitkan dengan salah satu masjid di Palestina yang dibom yahudi sewaktu azan.

"Zionis Yahudi k3P4R4T BIPANG Laknattullah 馃惛馃惙馃拃馃槨馃槇," tulis akun Facebook Harri Yanto.

Konten yang disebarkan akun Facebook Harri Yanto telah 5 kali dibagikan dan telah direspons beberapa warganet.

Setelah ditelusuri, video yang diklaim salah satu masjid di Palestina dibom oleh Yahudi ternyata tidak benar.

Faktanya, bangunan yang hancur dalam video tersebut bukan masjid di Palestina, melainkan sebuah kuil bersejarah di Suriah.

Baca selengkapnya di tautan berikut ini.

Turki Siap Serang Israel

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video Turki siap serang Israel
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video Turki siap serang Israel

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video Turki siap serang Israel. Klaim tersebut diunggah akun Facebook CHL, pada 15 Mei 2021.

Unggahan tersebut berupa parade kendaraan militer dan sejumlah orang mengenakan baju loreng coklat yang sedang berbaris membawa senapan laras panjang.

Klaim video Turki siap serang Israel tersebut diberi keterangan:

"Turky siap serang israel"

Setelah ditelusuri, video yang diklaim Turki siap serang Israel tidak benar.

Video tersebut merupakan latihan militer 200 ribu pasukan Tentara Islam yang diadakan di Timur Tengah di ikuti lebih dari 20 negara.

Baca selengkapnya di tautan berikut ini.

Detik-Detik Keberangkatan Pasukan TNI ke Palestina

Gambar Tangkapan Layar Video yang Diklaim Detik-detik Pasukan TNI Berangkat ke Palestina (sumber: Facebook)
Gambar Tangkapan Layar Video yang Diklaim Detik-detik Pasukan TNI Berangkat ke Palestina (sumber: Facebook)

Sebuah video yang diklaim detik-detik keberangkatan pasukan TNI ke Palestina beredar di media sosial. Video tersebut disebarkan akun Facebook Fadlia J Hatibie pada 15 Mei 2021.

Dalam video berdurasi 23 detik itu, tampak pasukan TNI tengah bersujud di sebuah landasan udara. Di belakang mereka terdapat pesawat yang tengah terparkir. Terdapat sebuah narasi berisi bahwa pasukan TNI tengah bersiap berangkat ke Palestina.

"SELAMAT BERJUANG PAHLAWAN BANGSA SEMOGA ALLAH SWT MELINDUNGI MU

Detik Detik Keberangkatan Pasukan Tentara Indonesia ke Palestina"

"Ya Allah selamat kan lah para TNI yg di berangkat kan ke Palestina 馃槶, semoga para prajurit TNI pulang dengan selamat Aamiin Ya Robbal Aallamiin 馃げ馃槶鉂わ笍鉂わ笍鉂わ笍," tulis akun Facebook Fadlia J Hatibie.

Video yang disebarkan akun Facebook Fadlia J Hatibie telah 100 ribu kali ditayangkan dan mendapat 727 komentar warganet.

Setelah ditelusuri, video yang diklaim detik-detik keberangaktan pasukan TNI ke Palestina ternyata tidak benar.

Faktanya, video tersebut merupakan kedatangan 187 Personel Satgas TNI Konga UNIFIL Chalk 4 di Bandara Internasional Soekarno Hatta pada 27 Januari 2021. Mereka tiba di Tanah Air usai melaksanakan misi perdamaian di Lebanon.

Baca selengkapnya di tautan berikut ini.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia.

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu.

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Saksikan video pilihan berikut ini: