VIDEO: Iran Berhasil Kirim Astronot Monyet ke Luar Angkasa

Liputan6.com, Teheran : Target Iran mengirimkan "astronot" monyet ke luar angkasa tercapai. Badan Antariksa Iran atau Iran Space Agency (ISA) mengklaim keberhasilan peluncuran yang dilaksanakan minggu lalu.

Monyet yang diluncurkan ke luar bumi juga diklaim kembali dalam kondisi "utuh". Sukses ini dirayakan Iran sebagai kemajuan dalam peluncuran rudal dan program angkasa luar.

Iran launches monkey into space, says state news agencyIran's state news agency IRNA says the country sent a live monkey into space and brought it back alive. Travis Brecher reports.

Seperti dimuat Daily Mail (29/1/2013), di sisi lain, itu membuat Barat dan Israel ketar-ketir --  khawatir teknologi peluncuran itu akan digunakan untuk mengembangkan rudal balistik yang mampu membawa hulu ledak nuklir. Namun tuduhan itu ditepis Iran, yang bersikukuh program luar angkasanya untuk tujuan damai.

Monyet yang tak disebut namanya itu diangkut menggunakan roket Kavoshgar-5 (Penjelajah-5) yang mengangkasa di ketinggian 75 mil atau 120,7 km. Kavoshgar-5 memiliki berat 300 kilogram juga berisi kapsul biologis, di mana monyet terpilih tersebut ditempatkan.

Pada tahun 2011 lalu, Presiden Mahmoud Ahmadinejad mengungkap kapsul luar angkasa bikinan anak negeri Iran yang didesain untuk membawa monyet ke luar bumi, namun usaha kala itu dilaporkan gagal.

Sebelumnya Iran telah mengirim berbagai hewan kecil ke luar bumi seperti tikus, kura-kura, dan cacing dalam roket Kavoshgar-3 pada 2010.

Kementerian Pertahanan mengumumkan, waktu peluncuran monyet ke luar angkasa berdekatan dengan Maulid Nabi Muhammad, demikian disiarkan kantor berita IRNA.

 "Peluncuran itu adalah "langkah besar" dalam teknologi ruang angkasa dan penelitian biologi yang selama ini dimonopoli beberapa negara," kata pernyataan tersebut.


Keberhasilan pengiriman monyet ini adalah batu loncatan untuk mengirimkan manusia ke luar angkasa, yang dijadwalkan pada tahun 2020.  "Peluncuran Kavoshgar dan kembalinya monyet itu dengan selamat adalah langkah awal untuk mengirim manusia ke ruang angkasa," kata Menteri Pertahanan Iran Ahmad Vahidi kepada kantor berita setengah resmi Fars.

Ham, Astro-simpanse Pertama

Apa yang dilakukan Iran adalah langkah yang dulu pernah ditempuh dua raksasa antariksa dunia: Amerika Serikat dan Uni Soviet.

Jauh sebelum Neil Armstrong Cs, Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengirimkan Ham ke luar bumi. Dia bukan manusia melainkan seekor simpanse.

Meski akhirnya menjadi simpanse paling tenar, nama Ham tak diungkap hingga misi Januari 1961 dinyatakan sukses. Ham diluncurkan dengan kapsul Mercury yang pada akhirnya membawa Alan Shepherd, orang AS pertama ke orbit.

Meski simpanse pertama yang ke luar angkasa, Ham bukan binatang pertama. Pada tahun 1957, Uni Soviet mengirim seekor anjing bernama Laika ke luar angkasa. Dan, beda dengan anjing yang dikirim oleh Uni Soviet, Ham kembali dengan selamat.(Ein)