VIDEO: Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, ASDP Ketapang Operasikan 32 Kapal

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Jelang libur Natal dan Tahun Baru, pihak ASDP Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur memperkirakan terjadi lonjakan sebesar 30 persen, dan mengoperasikan 32 kapal.

Pelancong yang akan ke Pulau Bali, wajib menunjukkan dokumen rapid tes antigen. Sementara itu, ada 10 stasiun di wilayah Daop 7 Madiun, Jawa Timur, tidak akan melayani penjualan tiket secara langsung. Hal ini untuk mendukung pemerintah, mencegah penyebaran COVID-19.

Mengantisipasi lonjakan penumpang, maupun kendaraan saat libur Natal dan Tahun Baru 2021, pihak ASDP Ketapang, Banyuwangi memaksimalkan pengoperasian 32 kapal di dermaga Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.

Diprediksi, wisatawan yang akan pergi ke Pulau Bali, mengalami peningkatan tak lebih dari angka 30 persen. Wisatawan yang akan masuk ke Pulau Bali, diwajibkan membawa hasil rapid test antigen, dengan metode pengambilan sampel dari tenggorokan maupun hidung.

"Akan mengoperasikan kurang lebih 32 kapal per hari di masa Natal dan Tahun Baru nanti, dari yang disiapkan kapal sebanyak 52 kapal, sisanya kapal yang beroperasi, namun belum dijadwalkan,” kata Fahmi Alweni, General Manager ASDP Ketapang.

Sementara itu, peniadaan penjualan tiket kereta api lokal di 10 stasiun wilayah Daop 7 Madiun, mulai diberlakukan 1 Januari 2021. Meliputi Stasiun Kereta Api Sembung, Sumobito, Peterongan, Curahmalang, Ngadiluwih, Kras, Sumbergempol, Rejotangan, Garum, dan di Stasiun Kereta Talun. Namun, stasiun tetap melayani naik turun penumpang, termasuk boarding secara mandiri.

Penutupan penjualan tiket kereta lokal ini, merupakan upaya PT KAI mendukung program pemerintah, dalam pencegahan penyebaran COVID-19.

"Masih tetap melayani, naik turun penumpang, termasuk boarding secara mandiri, yaitu pelanggan hanya memindai barcode pada tiket scanner yang disediakan, serta menunjukkan kartu identitas pada petugas boarding, dengan ditiadakannya pelayanan penjualan tiket KA lokal secara langsung, pelanggan tidak perlu khawatir, karena PT KAI telah menyediakan pelayanan aplikasi KAI Akses yang bisa digunakan untuk pembelian serta pemesanan tiket KA lokal mulai dari H-7 sampai dengan H-15 menit sebelum keberangkatan KA," ujar Ixfan Hendriwintoko, Humas PT KAI Daop 7 Madiun, seperti dikutip dari Liputan6, 18 Desember 2020.

Masyarakat yang ingin bepergian menggunakan angkutan kereta, tetap bisa membeli tiket melalui aplikasi KAI Akses, yang bisa dipesan mulai H-7 hingga H-15 menit, sebelum keberangkatan kereta api.