VIDEO: Jelang Pencoblosan, 2 Paslon Cawali Kota Surabaya Beradu Strategi

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Sebulan jelang pencoblosan, pasangan calon di pemilihan kepala daerah (pilkada) Surabaya terus beradu strategi merebut dukungan. Cawali Nomor Urut 1 Eri Cahyadi, temui para pengusaha dan mengajak bersinergi membangun Surabaya, Jawa Timur.

Sementara, Cawali Nomor Urut 2, Machfud Arifin, memperoleh dukungan dari barisan sakit hati, kader, dan simpatisan PDI Perjuangan, yang mengatas namakan banteng ketaton. Berikut seperti dilansir pada Liputan6, 9 November 2020.

Cawali Surabaya Nomor Urut 1, Eri Cahyadi, bersama Sekjen PDI-P Hasto Kristianto, dan Tri Rismaharini, menggelar pertemuan tertutup, dengan para pengusaha Surabaya di Hotel Shangri-La. Eri Cahyadi Calon Wali Kota Surabaya, mengajak para pengusaha turut serta bersinergi membangun Kota Surabaya.

Pengusaha bisa berperan penting dalam pembangunan di Surabaya, bahkan menjadi stake holder. Eri mencontohkan pembangunan under pass di Jalan Mayjend Sungkono, yang dibangun melalui CSR perusahaan, sebagai solusi kemacetan di Surabaya.

“Saya hanya satu, saya ingin menunjukkan, bahwa Kota Surabaya ini adalah kota gotong royong, bagaimana membangun sebuah kota, itu ada sinergi antara pemerintah dengan semua stake holder yang ada, salah satunya adalah dengan pengusaha,” kata Eri Cahyadi, Cawalkot Surabaya No Urut 1.

Sementara itu, Cawali Surabaya Nomor Urut 2, Machfud Arifin, memperoleh dukungan dari kader, dan simpatisan PDI-Perjuangan Surabaya, yang membelot.

Mereka sakit hati, sebab idola mereka Wisnu Sakti Buana, salah satu kader senior PDI-P, tidak mendapatkan rekom maju Pilwali Surabaya. Mereka menamakan diri sebagai banteng ketaton, yang memilih mendukung Machfud Arifin-Mujiaman. Dukungan ini membuat paslon Nomor Urut 2 percaya diri menghadapi Pilwali Surabaya.

“Saya paling ndak suka superman, saya paling suka superteam, ini adalah bagian dari tim saya untuk bisa nanti memperoleh suara, yang kedua adalah sama-sama membangun Surabaya, ini yang paling penting, dari semua komponen punya hak yang sama untuk membangun Kota Surabaya,” tegas Machfud Arifin, Cawalkot Surabaya No Urut 2.

Satu bulan jelang pencoblosan, suhu politik di Surabaya terus memanas, selain para paslon beradu program dan strategi berebut dukungan.