VIDEO: Jelang Sekolah Tatap Muka, 127 Guru SMP di Surabaya Positif COVID-19

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Sekolah tatap muka direncanakan segera dilaksanakan di Kota Surabaya. Untuk memastikan tidak ada penyebaran COVID-19 di sekolah, Pemkot Surabaya gencar melakukan swab test atau tes usap COVID-19 pada ribuan guru SMP dan sedarajat.

Usai swab test pada semua guru di tingkat Sekolah Dasar (SD) , Pemerintah Kota Surabaya juga melakukan swab test, terhadap guru di tingkat Sekolah Menengah Pertama atau sederajat. 7.567 guru, sebanyak 5.111 Guru SMP telah menjalani swab.

Dari jumlah tersebut 127 guru SMP dinyatakan positif, dan dirawat khusus di Asrama Haji Surabaya, dan sebagian isolasi mandiri. Berikut diberitakan pada Fokus, 30 Oktober 2020.

Dari hasil swab test tersebut, sebanyak 127 guru dinyatakan positif COVID-19. Semua guru yang positif COVID-19 tersebut tidak mengalami gejala tertentu atau orang tanpa gejala.

Kabag Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara mengatakan, 127 guru yang dinyatakan positif Covid-19, sudah dirawat khusus di Asrama Haji Surabaya, dan sebagian isolasi mandiri di rumah. Dengan menurunnya tingkat penyebaran Covid-19 di Kota Surabaya, wacana akan dibukanya kembali sekolah tatap muka di Kota Surabaya tampaknya sebentar lagi akan terwujud.

"Hasil swab yang sudah keluar, sekitar 127 guru SMP yang positif, sisanya negatif, 127 ini ada yang rawat jalan maupun juga ada yang ditempatkan di Asrama Haji, dan sudah banyak yang sembuh,” kata Febriadhitya Prajatara, Kabag Humas Pemkot Surabaya.

Setelah di-swab test terhadap seluruh tenaga pengajar di tingkat SD dan SMP, Pemkot Surabaya juga akan melakukan swab test terhadap para siswa.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.