VIDEO: Kena PHK Akibat Pandemi COVID-19, Wanita Ini Bikin Usaha Tali Pengait Masker

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Tak menyerah setelah di-PHK akibat pandemi COVID-19, seorang ibu rumah tangga di Sidoarjo, bangkit menjadi perajin tali pengait masker khusus hijab.

Usaha rumahan tersebut, kini mampu memproduksi pengait masker hingga ratusan buah per minggu, dan dipasarkan online maupun tetangga sekitar. Berikut dikutip dari tayangan video pada Liputan6, 10 November 2020.

Di rumahnya, Perumahan Taman Candiloka, Desa Ngampelsari, Kecamatan Candi, Sidoarjo, Jawa Timur, sejak tiga bulan terakhir, Irma Wahyu Suryaningsih menekuni usaha rumahan, membuat pengait masker khusus hijab.

Bermodal semangat dan modal terbatas, mantan karyawan ekspedisi yang di-PHK akibat pandemi COVID-19 pada Juli lalu, berusaha bangkit menopang ekonomi keluarga.

Usaha yang awalnya hanya mampu memproduksi pengait masker 35 buah per minggu, kini meningkat hingga ratusan buah. Peningkatan produksi salah satunya karena adanya modal dari uang bantuan pemerintah, awal Oktober 2020. Kendati dibuat manual, pengait masker karya ibu tiga anak ini banyak diminati.

Pelanggannya mengaku, menggunakan masker jadi lebih nyaman dengan pengait, meski mengenakan hijab. Sebelumnya, jika menggunakan masker saat berhijab, harus dilepas dulu hijabnya. Apalagi harganya cukup ekonomis, antara Rp 5.000 sampai Rp 6.000 per buah.

"Kalau untuk buatnya ini sudah hampir 2 bulan, cuman pertama kan hanya sedikit trus karena kemarin saya kan dapat bantuan dari Banpres BPUM, akhirnya saya nambah beli kain lebih banyak, kalau pemasaran antar teman,” terang Irma Wahyu Suryaningsih, Perajin Pengait Masker.

Kini, penjualan kerajinan kreatif ini dijual melalui online, antar teman, dan di lingkungan sekitar tempat tinggalnya. Dirinya berharap, usaha rumahan yang baru dirintisnya dapat berkembang, dan bisa membantu ekonomi keluarga, di tengah pandemi COVID-19.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.