VIDEO: Ketinggian Banjir Kali Lamong Gresik 1 Meter, Warga Enggan Mengungsi

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Akibat banjir luapan Kali Lamong di Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, warga korban banjir terisolasi. Tak hanya itu, aktivitas warga lumpuh karena lingkungan rumahnya terendam banjir hampir 1 meter.

Sebagian warga menolak mengungsi dan memilih bertahan di rumah hingga banjir surut. Berikut dilansir pada Liputan6, 30 Desember 2020.

Meski terendam banjir sedalam kurang lebih 1 meter, sebagian warga menolak mengungsi. Warga memilih bertahan di rumahnya, untuk menjaga harta bendanya agar tidak hanyut terbawa banjir.

Seperti seorang nenek di Desa Bulurejo, Kecamatan Benjeng, yang memilih bertahan di atas ranjang tempat tidurnya. Untuk kebutuhan makanan sehari-hari, sang nenek mengandalkan kiriman dari anak-anaknya. Namun warga yang memiliki anak balita, memilih mengungsi ke sanak famili yang rumahnya tidak terendam banjir.

Warga korban banjir ini mengandalkan bantuan nasi bungkus dari para relawan, karena tidak bisa beraktivitas di dapur maupun bepergian keluar rumah. Mereka berharap, pemerintah secepatnya bisa menanggulangi persoalan banjir yang setiap tahun terjadi. Bahkan dalam sebulan terakhir, banjir luapan Kali Lamong ini sudah 3 kali terjadi.

Tingginya curah hujan, dan jebolnya sejumlah tanggul, menyebabkan Kali Lamong meluber dan merendam pemukiman warga. Sedikitnya empat wilayah kecamatan di Gresik terdampak banjir tahunan itu, yakni Kecamatan Balong Panggang, Benjeng, Cerme, dan Kedamean.