Video Klip Kekeyi Menghilang dari Youtube

Ichsan Suhendra

VIVA – Video klip dari Rahmawati Kekeyi Putri Cantika berjudul Keke Bukan Boneka sempat menduduki nomor satu video paling trending di Youtube. Sayangnya, video tersebut kini sudah tidak bisa ditonton lagi. Dari keterangan dalam video tersebut, pihak Youtube tidak menayangkan lagi karena lagu tersebut diklaim oleh Rinni Wulandari.

"Video tidak tersedia. Video ini sudah tidak tersedia karena ada klaim hak cipta dari Rini Idol - Aku bukan boneka," tulis keterangan dalam video tersebut.

Seperti diketahui, beberapa waktu silam, beberapa pihak berpendapat lagu Kekeyi memiliki kemiripan dengan lagu yang pernah dibawakan Rini Idol, Aku Bukan Boneka. Lagu tersebut muncul sejak 2007 dan jadi hits pada masanya.

Saat itu warganet mengira Rinni Wulandari melakukan panjat sosial alias pansos. Saat dikonfirmasi, Rinni membantah hal tersebut. Sebisa mungkin Rini menghindari adanya konflik.

"Karena sebelum ada kasus ini hidup aku tenang-tenang saja karena memang aku adalah salah satu orang yang sangat menghindari adanya namanya konflik dan adanya namanya sensasi. Aku lebih mau dikenal sebagai seseorang yang punya prestasi bukan sensasi," kata Rini kala itu.

Kekeyi dikabarkan telah menghubungi Rini secara pribadi dan meminta maaf. Dalam videonya bersama Anji, Kekeyi sampai mengucurkan air mata karena tidak bermaksud mengambil karya cipta orang lain.

"Aku minta maaf banget. Aku bukan berniatan buruk atau kayak ngambil lagu orang atau ngambil hak cipta orang. Aku tuh cuma niat buat lagu dan bener-bener gak tahu kalo lagunya sama," ujar Kekeyi, dalam Youtube Dunia Manji.

Sementara itu, pencipta lagu Aku Bukan Boneka, Novi Umar juga ikut angkat bicara kala itu. Umar menggaris bawahi ada bagian kecil yang memang mirip dengan hasil karyanya. Dalam lagu aslinya, ia menulis, "Aku bukan boneka, boneka, boneka." Dengan lirik dan irama serupa, Kekeyi menyanyikan, "Keke bukan boneka, boneka, boneka."

Baca juga: Kevin Aprilio Bongkar Chat Pribadinya dengan Kekeyi, Lucu Banget

"Part ini jadi salah satu part yang jadi semacam racunnya di lagu Aku Bukan Boneka. Hook-nya salah satunya di part ini. Menurut saya itu, sama saja dengan mungkin mengambil hak saya tanpa izin saya. Saya akan lebih respect jika sebelumnya berkomunikasi dengan saya pribadi atau Sony Music sebagai label tempat saya bernaung," kata Umar.

"Saya mungkin akan memaklumi si penyanyi ini, karena penyanyi ini bukan yang sudah memiliki album, single sekian banyak sebelumnya. Jadi mungkin dia tidak paham tentang hak cipta, kekayaan intelektual seseorang, dan sebagainya. Tapi yang saya sayangkan adalah saya yakin si penyanyi ini memiliki manajemen atau label tempat dia merilis single ini pasti sangat paham sekali akan hal itu," katanya.