VIDEO: Komentar Hakim Ziyech Soal Berpisah dengan Ajax ke Chelsea Tanpa Gelar Juara Liga

- Pemain yang akan hengkang ke Chelsea pada musim depan, Hakim Ziyech, tampak seperti kecewa setelah Ajax tidak bisa memastikan gelar juara setelah Eredivisie (divisi teratas Liga Belanda) resmi tidak dilanjutkan untuk musim 2019-2020. Federasi Sepak Bola Belanda memutuskan untuk membatalkan karena virus corona (COVID-19) di Belanda sudah terdapat 36.535 kasus dan 4.289 di antaranya meninggal dunia.

Ajax memimpin klasemen Eredivisie dengan mengemas 56 poin, unggul selisih gol dari AZ Alkmaar. Mereka sudah memainkan 25 pertandingan dengan mencetak 68 gol dan kebobolan 23 kali, sedangkan AZ Alkmaar menciptakan 54 gol dan kebobolan 17 kali.

"Ayolah, omong kosong apa yang kudengar? Lagi pula, kami berada di puncak klasemen. Semua cerita bilang yang layak juara adalah AZ, karena mereka mengalahkan kami dua kali," kata Ziyech kepada AD.nl.

"Jadi, perbedaan gol, seperti biasanya, tidak masuk hitungan sekarang? Ini tentu saja omong kosong. Bagaimana PSV menjadi juara di tahun 2007? Ya, tepat, selisih satu gol," ujar pria yang musim depan bermain untuk Chelsea itu.

Hakim Ziyech yang kini berusia 27 tahun menyebut Ajax Amsterdam sangat pantas dinobatkan sebagai juara musim ini. Dia bahkan ingin menantang AZ Alkmaar berduel di lapangan. "Kami bukan juara resmi. Tentu saja, saya lebih suka memenangkan gelar di lapangan, tetapi jika Anda harus memilih satu klub sebagai juara, bagi saya itu adalah Ajax," katanya.

Hasil diskusi Federasi Sepak Bola Belanda tidak hanya memutuskan Ajax batal juara. Semua pihak juga menyatakan sepakat bahwa tidak ada tim yang terdegradasi dari Eredivisie dan tidak ada penerimaan promosi dari klub divisi bawah.

Dalam video di atas, Hakim Ziyech mengungkapkan komentarnya terkait Ajax yang tidak menjadi juara liga, dan ia gagal meraih gelar sebelum berpisah ke Chelsea pada musim depan.