VIDEO: Lagi, Warga Ambil Paksa Pasien COVID-19 dari RS di Probolinggo

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Puluhan warga mendatangi sebuah rumah sakit rujukan COVID-19, di Probolinggo, Jawa Timur, hendak mengambil paksa seorang pasien wanita dan bayinya, yang terkonfirmasi positif COVID-19.

Video amatir aksi nekat puluhan warga itu, diunggah ke media sosial. Berikut kita simak pemberitaannya pada Liputan6, 10 November 2020.

Sebuah video amatir yang diunggah ke media sosial, memperlihatkan sejumlah warga menumpang truk bak terbuka, menuju RSUD Tongas, Kabupaten Probolinggo, Sabtu, 7 November 2020.

Puluhan warga itu adalah kerabat, serta tetangga seorang ibu yang baru melahirkan, warga Desa Patalan, Kecamatan Wonomerto, Probolinggo, yang hendak mengeluarkan paksa pasien dari RSUD Tongas. Mereka tidak terima status pasien, yang dinyatakan positif COVID-19, dan menganggap pihak rumah sakit mengada-ada.

Karena tak kunjung menemukan ruang perawatan pasien dimaksud, warga memaki dan memaksa pegawai dan tim medis menunjukkan ruangan tempat pasien dirawat.

Peristiwa ini berawal dari kekecewaan seorang pria warga sekitar, karena istrinya yang akan melahirkan, divonis positif COVID-19 berdasarkan hasil rapid dan swab test. Kondisi itu membuat keluarga dan tetangga sekitar, sepakat mendatangi rumah sakit, mengambil paksa pasien.

Pihak Satgas COVID-19 Kabupaten Probolinggo, mengatakan ulah warga tak dapat dibenarkan sehingga akan memberi penjelasan persuasif kepada keluarga pasien.

"Proses melahirkan berjalan, swab dilakukan oleh tim medis, kemudian dengan selamat lahirlah seorang bayi, namun demikian, hasil swab-nya ternyata bener itu positif, proses positif ini, sepertinya si suami ini tidak terima, ia terkesan, bahwa rumah sakit mempositifkan si istri, dan puncaknya si suami ini, bermain di medsos, terutama di facebook, dia memprovokasi teman-temannya untuk mengajak demo unjuk rasa, karena ada pemahaman, kalau ramai-ramai, pasien akan dipulangkan,” kata Ugas Irwanto, Satgas Covid-19 Kabupaten Probolinggo.

Sementara, pasca peristiwa itu, Senin pagi, 9 November 2020, suasana RSUD Tongas tampak sepi, dan tidak ada penjagaan ketat. Peristiwa ambil paksa pasien COVID-19, di RSUD Tongas ini setidaknya sudah terjadi 3 kali dalam 3 bulan terakhir.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.