VIDEO: Manchester United Perlu Datangkan Erling Haaland atau Harry Kane, Bukan Jadon Sancho

·Bacaan 1 menit

- Manchester United sedang dikaitkan dengan salah satu gelandang Borussia Dortmund, Jadon Sancho. Namun, menurut mantan pemain The Red Devils, Paul Ince, United perlu mendatangkan Erling Haaland atau Harry Kane, dan bukan Sancho. Mengapa?

Menurut Paul Ince, Manchester United membutuhkan pemain yang memiliki posisi penyerang tengah. The Red Devils sudah mempunyai Edinson Cavani. Namun, penyerang asal Uruguay tersebut sudah berusia lebih dari 30 tahun.

"Menurut saya, Anthony Martial tidak dalam performa terbaiknya. Marcus Rashford bermain di kiri dan kadang ingin main di tengah. Edinson Cavani, bila menyebut kelas dunia, Cavani layak disebut begitu. Akan tetapi, ia sudah berusia lebih dari 30 tahun dan tak bisa bermain di setiap laga," ujar Ince, dalam acara peluncuran Paddy Park di BOXPARK Croydon, Inggris, seperti dilansir dari AP.

Sejumlah media Inggris mengabarkan bahwa Man. United selangkah lagi akan merampungkan transfer Sancho. Pihak dari Borussia Dortmund disebut telah memberi konfirmasi bahwa mereka akan melepas Sancho pada bursa transfer pada musim panas 2021.

Namun, seperti dikutip dari laporan jurnalis Fabrizio Romano, belum ada tawaran apa pun dari pihak United. Manchester United baru memulai langkah transfer Sancho.

Sancho sudah menjadi target transfer United pada awal musim 2020/2021. Kala itu, United dikabarkan sudah menggelar negosiasi secara personal dengan Sancho dan agennya.

Namun, United tidak mampu membawa Sancho ke Old Trafford. Sebab, musim lalu, Dortmund tidak ingin melepas Sancho kecuali mendapat tawaran senilai 120 juta euro.

Seperti apa pernyataan lengkap Paul Ince soal Manchester United yang perlu mendatangkan striker seperti Erling Haaland atau Harry Kane, dan bukan Jadon Sancho? Pernyataannya kalian bisa simak dalam tayangan singkat di atas.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel