VIDEO: Menpora Gelar Rapat Bersama PSSI dan PT LIB Bahas Kemungkinan Adanya Penonton di BRI Liga 1

·Bacaan 1 menit

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) baru saja menggelar rapat dengan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) pada Jumat (22/10/2021) terkait kemungkinan BRI Liga 1 2021/2022 dan Liga 2 dapat digelar dengan penonton.

Rapat tersebut dipimpin oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali. Kemudian dihadiri Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan, Wakil Ketum PSSI, Iwan Budianto, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, Direktur Utama (Dirut) PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita, dan Direktur Opersional LIB, Sudjarno.

"Pada hari ini kami dari Kemenpora berdiskusi dengan Pak Ketum PSSI, Waketum PSSI, Sekjen PSSI, Dirut LIB, dan Direktur Operational LIB tentang kegiatan sepak bola Liga 1 dan Liga 2 yang sudah berjalan selama ini, dan kemungkinan adanya penonton, kemungkinan ya," ujar Menpora, usai rapat.

Sementara itu, Mochamad Iriawan juga menambahkan jika ada beberapa hal yang perlu dikaji apabila ingin menghadirkan penonton ke stadion, salah satunya mengenai infrastruktur.

“Ada hal yang memang tidak serta merta mengadakan pertandingan ada penonton. Pertama adalah infrastruktur. Ini harus di tata betul, karena tidak semua stadion memenuhi standar FIFA maupun AFC. “ ujar Mochamad Iriawan.

Jika boleh hadir di BRI Liga 1 dan Liga 2 pun, maksimal penonton hanya 20 persen dari kapasitas stadion. Iwan Bule berjanji bakal menyampaikannya kepada publik jika telah merampungkan aturan kompetisi terbuka untuk suporter.

"Tentunya, jik ada penonton pun tidak akan full. Ada batas maksimalnya seperti yang kami sampaikan sebelumnya, mungkin 20 persen," papar Iriawan.

Tentunya, menghadirkan penonton di kompetisi BRI Liga 1 dan Liga nantinya masih menjadi pembahasan oleh Menpora, PSSI, dan PT LIB.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel