[VIDEO] Mobil Listrik Tesla Model S VS New BMW M5

Salah satu pembuktian lain bahwa kendaraan bertenaga listrik (EV) bakal memiliki masa depan lebih baik ketimbang mobil mesin bakar pada umumnya. Melalui mobil sedan listrik Tesla Models S yang menantang New BMW M5 yang saat ini merupakan sedan mesin bakar tercepat.

Banyak orang beranggapan bahwa mobil atau kendaraan listrik itu memang memiliki emisi gas buang 0 persen, namun tidak bisa melaju kencang. Dalam hal efisiensi EV terbukti unggul ketimbang kendaraan berbahan bakar minyak. Tapi pabrikan mobil Tesla ingin membuktikan asumsi banyak orang selama ini salah.

Untuk itu melalui produk terbaru Tesla Models S ingin menantang sedan mewah tercepat New BMW M5. Dalam tantangan kali ini adalah melakukan adu drag race. Dan secara teori spesifikasi teknis, Tesla Models S memiliki performa mesin di bawah New BMW M5 2013.

New BMW M5 2013 diperkuat dengan mesin V8 berkapasitas 4.4 liter BMW TwinPower Turbo. Sehingga tenaga yang sanggup dihasilkan mencapai 560 hp pada putaran 6.000-7.000 rpm. Sedang torsi puncaknya mencapai 680 Nm pada putaran 1.500-5.700 rpm. Di Amerika sedan mewah ini dibanderol US$106,695 atau setara dengan Rp 1 miliaran, sedang di Indonesia dilepas Rp 1.988.000.000,- off the road.

Lalu untuk mobil listrik Tesla Models S ini juga sama menggunakan penggerak belakang seperti New BMW M5. Penggerak belakang ini mendapat suntikan daya dari motor listrik yang sanggup hasilkan tenaga sebesar 416 hp dengan torsi puncak 600 Nm. Dari segi bobot New BMW M5 2013 hanya 1.989kg dan Tesla Models S yang seharga US$102,270 atau Rp 980 jutaan ini memiliki berat 2.105 kg.

Ingin tahu bukti dan hasil pertandingan antara sedan listrik dengan sedan tercepat New BMW M5 2013? langsung saja lihat video dari automobile di bawah ini:

(kpl/vin)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.