VIDEO: Momen Unik Olimpiade Tokyo 2020, Pelatih Lebih Heboh dari Atlet Saat Tiongkok Raih Emas di Anggar

·Bacaan 1 menit

- Salah satu momen unik di Olimpiade Tokyo 2020 terjadi di Makuhari Messe Hall B di cabang olahraga anggar, Sabtu (24/7/2021). Momen tersebut ketika pelatih anggar putri Tiongkok yang bernama Hugues Obry melakukan aksi yang lebih heboh dari atletnya, Sun Yiwen, saat meraih medali emas di nomor epee individual.

Sun Yiwen meraih medali emas di anggar nomor epee individual putri. Atlet berusia 29 tahun tersebut mengalahkan wakil dari Rumania, Ana Maria Popescu. Yiwen meraih kemenangan setelah melewati babak overtime dan mendapatkan hasil akhir 11-10.

Setelah Yiwen meraih poin penentu, ia berlari melakukan selebrasi. Akan tetapi, justru selebrasi dari sang pelatih yang juga legenda anggar, Hugues Obry, yang menarik perhatian. Aksinya bisa disebut lebih heboh dari atletnya. Obry berlari dan meloncati pembatas.

Tidak sampai di situ aksi dari Obry. Setelah memeluk Yiwen, ia kembali berlari dan melakukan selebrasi.

Hugues Obry merupakan legenda anggar asal Prancis yang juga pernah berjaya di Olimpiade. Ia peraih medali emas di Olimpiade Athena, Yunani, pada 2004, untuk nomor epee beregu. Selain itu, ia juga pernah meraih dua medali perak di Olimpiade Sydney, Australia pada 2000.

Seperti apa aksi heboh Hugues Obry saat atlet putri anggar Tiongkok, Sun Yiwen, meraih medali emas di Olimpiade Tokyo 2020? Kalian bisa melihatnya dalam tayangan menarik di atas.

Ajang multievent Olimpiade Tokyo 2020 bisa pembaca Bola.com saksikan melalui TV teresterial INDOSIAR dan O Channel. Selain itu juga bisa di layanan over the top (OTT) VIDIO baik gratis maupun berbayar dengan 12 channel tambahannya, serta channel Champions TV 1, 2 dan 3 yang dikelola IEG (Indonesia Entertainment Group), salah satu anak perusahaan di Emtek Group. Yuk nikmati sajian live streamingnya dengan mengklik tautan ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel