Video Ngeri Pasukan Azerbaijan Bombardir Gudang Roket Militer Armenia

Radhitya Andriansyah
·Bacaan 1 menit

VIVA – Serangan udara pasukan Angkatan Bersenjata Azerbaijan kembali berhasil menghancurkan sasarannya. Kali ini, gudang senjata Angkatan Bersenjata Armenia luluh lantak dihantam roket militer Azerbaijan di Nagorno-Karabakh (Artsakh), Jumat 29 Oktober 2020.

Sebuah video diunggah Kementerian Pertahanan Azerbaijan, yang menunjukkan ledakan depot senjata pasukan Armenia yang hancur. Muncul dugaan pasukan Azerbaijan kembali menggunakan pesawat tanpa awak (drone) Bayraktar TB-2 buatan Turki, untuk menghancurkan sasarannya.

Kementerian Pertahanan Azerbaijan juga memberikan keterangan resmi, terkait informasi palsu yang disebarkan oleh media-media Armenia. Armenia sebelumnya mengklaim, pasukannya lah yang berhasil merobohkan gudang senjata pasukan Azerbaijan.

Kementerian Pertahanan Azerbaijan memastikan sama sekali tidak menerima laporan bahwa ada gudang senjatanya yang hancur.

"Media Armenia kembali menyebarkan informasi palsu tentang dugaan penghancuran gudang amunisi milik Angkatan Bersenjata Azerbaijan. Namun, musuh sekali lagi membongkar kecurangannya dengan menambahkan rekaman video depot dari jarak dekat," bunyi pernyataan Kementerian Pertahanan Azerbaijan dikutip VIVA Militer dari Instagram resmi Kementerian Pertahanan Azerbaijan.

"Nyatanya, pada malam tanggal 29 Oktober, depot artileri roket Angkatan Bersenjata Armenia yang baru dibangun di wilayah pendudukan, dihancurkan oleh unit kami," lanjut pernyataan itu.

Pasukan Azerbaijan diyakini sudah berhasil merebut puluhan desa di sejumlah distrik di Nagorno-Karabakh, yang selama hampir 30 tahun diduduki oleh tentara Armenia.

Tak hanya itu, dalam berita sebelumnya VIVA Militer melaporkan, sejumlah kendaraan tempur, peluncur roket ganda, tank T-72, dan jet tempur Sukhoi Su-25 milik pasukan Armenia berhasil dihancurkan. Seorang perwira militer Armenia, Kolonel Victor Arustamyan, juga tewas dalam serangan yang dilancarkan militer Azerbaijan dalam dua hari terakhir.