VIDEO: Ni Nengah Widiasih Raih Medali Perak Cabor Angkat Berat Paralimpiade Tokyo 2020

·Bacaan 1 menit

Indonesia berhasil meraih medali pertama di ajang multievent untuk atlet disabilitas, Paralimpiade Tokyo 2020. Atlet Para-powerlifting Indonesia, Ni Nengah Widiasih sukses mempersembahkan medali perak.

Ni Nengah Widiasih menyabet medali perak pada cabang olahraga angkat berat nomor 41kg putri ajang Paralimpiade Tokyo 2020.

Ni Nengah Widiasih yang juga menyumbangkan medali perunggu pada ajang Paralimpiade Rio de Janeiro 2016 punya catatan angkatan 98kg. Adapun medali emas disabet oleh atlet China, Guo Ling yang memang begitu dominan sejak awal angkatan. Dia bahkan total mengemas 108 kg yang merupakan pemecahan rekor di nomor 41kg putri.

Sementara medali perunggu diraih oleh atlet Venezuela, Clara Monasterio. Dia membukukan angkatan 97 kg atau hanya kalah 1kg dari catatan Ni Nengah Widiasih.

Catatan ini membuat Ni Nengah Widiasih bukan hanya atlet disabilitas pertama Indonesia yang menyumbangkan medali di ajang Paralimpiade Tokyo 2020. Ni Nengah Widiasih juga mencatat rekor sebagai atlet Indonesia pertama yang sukses mempersembahkan medali perak di Paralimpiade Tokyo. Ini sekaligus medali perak perak perdana kontingen Indonesia sejak mengikuti multievent empat tahunan ini pada tahun 1992 atau 33 tahun yang lalu.

Kini tentunya Indonesia masih menunggu apakah rekor medali emas pertama bisa pecah di ajang Paralimpiade Tokyo 2020.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel