VIDEO: Penumpang KA Melonjak di Madiun Saat Libur Panjang

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Sementara di Stasiun Madiun, yang masuk wilayah Daop 7, lonjakan penumpang terjadi hingga ratusan orang per hari.

Dari 250 orang pada hari biasa, naik menjadi 400 penumpang yang datang, maupun yang akan meninggalkan Stasiun Madiun, menuju ke sejumlah kota. Sama seperti di wilayah Daop 8 Surabaya, diperkirakan puncak peningkatan penumpang, terjadi pada momen arus balik 1 November 2020.

"Jumlah penumpang, contoh di Stasiun Madiun yang biasanya hanya sekitar 250 sampai 350 pelanggan, kini kami prediksi tanggal 28 Oktober sampai dengan 1 November itu akan mengalami peningkatan. Peningkatan tertinggi pada saat arus balik 1 November 2020 dari wilayah Daop 7 menuju ke wilayah daop lain," ujar Ixfan Hendriwintoko, Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun.

Daop 7 menambah kereta reguler, di antaranya, KA Brantas, Anjasmoro, Singasari, dan KA Kahuripan. Di tengah pandemi Covid-19 yang belum selesai, Daop 7 tetap mewajibkan penumpang rapid test, menggunakan masker, dan menjaga jarak. Demikian diberitakan pada Liputan6, 29 Oktober 2020.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.