VIDEO: Petugas Gabungan Tertibkan Penambang Pasir Ilegal di Bengawan Solo Tuban

Liputan6.com, Jakarta - Petugas gabungan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menertibkan penambang pasir Sungai Bengawan Solo. Lantaran, penambang pasir ilegal nekat mengambil pasir di sekitar tanggul yang ambles, sehingga dapat membahayakan kondisi tanggul yang kritis.

Kedatangan petugas membuat para penambang, tidak dapat melarikan diri. Petugas dari polisi, TNI, BBWS Operasi IV Bojonegoro, serta warga Desa Sembungrejo, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, menertibkan para penambang pasir ilegal, yang nekat menambang di sekitar tanggul ambles.

Salah satu penambang pasir illegal kaget saat didatangi petugas gabungan dengan menaiki perahu tradisional, milik salah satu penambang yang sudah berhenti menambang pasir.

Penambang pasir nakal tersebut tak bisa berbuat apa-apa, saat petugas gabungan datang memberikan peringatan. Para penambang beralasan, tidak tahu lokasi tersebut tidak boleh ditambang. Penambang pasir ilegal diingatkan apabila mengulangi akan dilakukan tindakan tegas, karena telah melanggar kesepakatan.

Akibat dari penambangan ini, dapat membahayakan kondisi tanggul yang kini dalam tahap perbaikan, agar pada saat debit Sungai Bengawan Solo naik tidak jebol.

Penertiban tambang pasir dipimpin Kapolsek setempat ini, hanya melakukan pendataan para pekerja tambang, serta mendata pemilik perahu yang mempekerjakan penambang.

Dari hasil rapat kesepakatan, area yang boleh ditambang 1 Km dari titik tanggul ambles ke arah timur, dan 1 Km ke arah barat. Namun apabila kesepatan itu dilanggar, maka petugas akan melakukan tindakan tegas, terhadap para penambang pasir.

Berikut video liputannya pada Fokus, 14 Januari 2020