VIDEO: Polisi di Banyuwangi Tangkap Dua Napi yang Kabur Saat Pesta Sabu

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Setelah beberapa hari kabur, dua narapidana Lapas Klas IIA Banyuwangi, Jawa Timur, kembali diringkus di tempat persembunyiannya. Keduanya ditangkap saat pesta sabu-sabu di rumah teman mereka di Pasuruan, Jawa Timur.

Kedua napi tersebut kabur dari lapas, setelah mendengar kabar istri salah seorang napi, dibawa kabur tetangganya.

Dua narapidana yang sempat kabur ini adalah TH (22), warga Kelurahan Klatak, Kalipuro, Banyuwangi, dan HT (44), warga Kecamatan Prigen, Pasuruan. Keduanya narapidana kasus narkoba, dan kasus pencurian sepeda motor, disertai kekerasan.

Polisi terpaksa menembak pelaku, lantaran berusaha lari dari sergapan petugas. Napi ini kabur pada Selasa, (27/10) dini hari. Keduanya keluar sel tahanan dengan menggergaji jendela terali besi, kemudian menumpang truk dan kabur ke wilayah Pasuruan.

Dua narapidana ini sebenarnya kurang 3 bulan lagi bebas, tetapi karena kabur, mereka terancam diperpanjang masa tahanannya. Pada polisi, TH kabur karena rindu anaknya. Sedang HT mengaku kabur, karena mendengar kabar istrinya dibawa lari tetangganya. Berikut dilansir pada program Fokus, 2 November 2020.

Dari rekam jejak pihak Lapas, tersangka HT sudah tiga kali mencoba kabur dari penjara di dua lapas berbeda. Selain kedua pelaku, polisi menyita barang bukti alat hisap sabu-sabu, dan handphone milik kedua pelaku.

"Pemikiran dari Hadi bahwasanya, niatnya, di mana mendengar informasi bahwa istrinya telah dinikahi oleh seseorang, kemudian, Taufik juga di sini ingin bertemu anak, dan menitipkan kepada mantan istrinya, jadi keduanya dengan tujuan yang berbeda, namun keduanya diduga sudah mempunyai niat, di dalam menunggu kesempatan pada saat itu, sehingga timbullah melarikan diri dari Lapas," ungkap Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin, Kapolresta Banyuwangi.

Setelah ditangkap kembali, pihak Lapas berencana menahan kedua pelaku di sel tikus, agar pelaku jera dan tidak berupaya kabur kembali.