VIDEO: Polisi Lumpuhkan Pencuri Sapi di Lumajang dengan Timah Panas

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Sempat melarikan diri kurang dari sehari, dua tersangka pencuri sapi di Lumajang, Jawa Timur ditangkap Polres Lumajang. Tersangka terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas, karena berusaha melawan polisi saat ditangkap.

AS (38), warga Kecamatan Klakah, dan BY (51), warga Kecamatan Randuagung, Lumajang harus menahan sakit di bagian kakinya, saat digelandang polisi Satreskrim Polres Lumajang.

Kedua tersangka, kasus pencurian hewan ternak sapi dan motor ini, terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas, lantaran melawan saat ditangkap polisi.

Penangkapan kedua tersangka ini, bermula dari laporan Munoto (60), warga Kecamatan Tekung. Korban melaporkan, dua ekor sapinya hilang dari kandang. Warga bersama polisi yang melakukan pengejaran, setelah 2 kilometer menemukan kedua tersangka, membawa sapi korban ke arah kebun tebu di Desa Karangbendo, Kecamatan Tekung, Lumajang.

Meski berulang kali dilakukan tembakan peringatan, kedua tersangka justru kabur, dan membawa lari sapi korban, hingga polisi bertindak tegas, dengan melumpuhkan kedua tersangka.

"Kita terbukti menangkap, beberapa pelaku pencurian hewan, di antaranya saudara DY dan AG di belakang kami, dalam hal ini ada dua TKP yaitu di Kecamatan Tekung, dalam penelusuran ini ada beberapa pelaku yang masih dalam pengejaran kami yaitu, sejumlah empat orang, dan dari tindakan mereka ini dikembangkan lagi, ada beberapa ranmor yang menjadi target-target mereka," ujar AKBP Deddy Foury Millewa, Kapolres Lumajang.

Dari tangan tersangka, polisi menyita dua ekor sapi hasil curian, dan dua unit sepeda motor. Keduanya dijerat dengan Pasal 363 ayat 1 KUHP, tentang Pencurian dengan Pemberatan, ancaman hukuman 8 tahun penjara.

Selain kedua tersangka, polisi juga melakukan pengejaran kepada dua kawanan pencuri hewan ternak yang identitasnya sudah diketahui. Demikian pemberitaannya pada Liputan6, 12 November 2020.