VIDEO: Polisi Ringkus 21 Orang Pelaku Prostitusi di Eks Lokalisasi Moroseneng Surabaya

Liputan6.com, Jakarta - Ditengarai masih nekat membuka praktek prostitusi, meski sudah ditutup beberapa tahun lalu. Aparat Satreskrim Polrestabes Surabaya, Minggu pagi, menggerebek lima wisma di eks lokalisasi Moroseneng, Surabaya.

Dalam penggerebekan tersebut polisi mengamankan 21 orang terdiri dari PSK, pria hidung belang, dan mucikari. Aparat Reskrim Polrestabes Surabaya, melakukan penggerebekan lima wisma di eks lokalisasi Moroseneng di Jalan Sememi Jaya Surabaya.

Penggerebekan dilakukan karena ditengarai masih membuka praktek prostitusi, meski sudah resmi ditutup Pemerintah Kota Surabaya, beberapa tahun lalu.

Sejumlah PSK dan pria hidung belang ditemukan di dalam kamar yang sedang melakukan hubungan suami istri. Sebanyak 21 pria dan wanita, berhasil diamankan dan langsung dibawa ke Mapolrestabes Surabaya, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Sebanyak 21 pria dan wanita tersebut terdiri dari pekerja seks komersial, atau PSK, pria hidung belang, dan mucikari. Mereka diketahui masih melayani tamu, di lima wisma eks lokalisasi Moroseneng yang masih nekat buka.

Tarif yang dipatok PSK sebesar Rp. 180 ribu untuk sekali kencan. Dari uang tersebut, si PSK hanya mendapat Rp. 80 ribu, sedangkan mucikari mendapat bagian Rp. 100 ribu.

Petugas masih memeriksa intensif kasus prostitusi di eks lokaliasasi Moroseneng Surabaya ini, dan mengembangkan untuk mengungkap pelaku penyedia tempat esek-esek ilegal tersebut.

Berikut videonya pada program Fokus, 13 Januari 2020