VIDEO: Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran di Gedung Arsip Syahbandar Tanjung Perak Surabaya

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Gudang arsip di Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur Kamis dini hari terbakar. Kebakaran diduga akibat korsleting listrik, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, tetapi dokumen dan arsip-arsip kesyahbandaran ludes terbakar.

Petugas Pemadam Kebakaran dari Pelindo III, dan Pemkot Surabaya berjibaku berusaha memadamkan api, yang membakar gedung arsip Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak Surabaya. Sebanyak 8 unit mobil pemadam diterjunkan untuk menjinakkan api, yang meludeskan gudang penyimpanan dokumen tersebut.

Selama 1 jam lebih, petugas akhirnya berhasil memadamkan api, dan melokalisir agar api tidak kembali membesar. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik.

Meski kebakaran cukup besar, tetapi tidak sampai mengganggu pelayanan tugas Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak Surabaya. Pasalnya yang terbakar gudang tempat menyimpan dokumen-dokumen lama. Berikut dilansir pada Liputan6, 13 November 2020.

"Pukul 4 dini hari juga pemadaman bisa diselesaikan, pemadam ini saya kira bukan hal yang besar sekali, hanya pemadam kecil aja, yangmana di dalam pemadaman ini yang terbakar adalah gedung arsip, arsip-arsip yang ada di Kantor Kesyahbandaran Tanjung Perak Surabaya, yaitu, arsip yang sudah kadaluarsa, arsip 3 tahun atau 4 tahun yang lalu," ujar Sudiyono, Kepala Kesyahbandaran Tanjung Perak.

Gedung arsip yang terbakar lokasinya berdekatan dengan ruang genset. Gedung tersebut digunakan untuk menyimpan arsip berkas salinan data perusahaan kapal. Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya saat ini masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran.