VIDEO: Polisi Tangkap Komplotan Pencuri Relief Makam di Kota Kediri

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Komplotan pencuri relief makam, di kompleks pemakaman Tionghoa, diringkus Satreskrim Polres Kediri Kota. Setelah dilakukan pengembangan, pelaku mencuri relief makam untuk memenuhi pesanan, dari luar kota Kediri, Jawa Timur.

Keempat anggota komplotan spesialis pencuri relief makam ini antara lain, SS, warga Kota Kediri, TG, dan AB, warga Kabupaten Jombang, serta KS, warga Kabupaten Sidoarjo.

Mereka mempunyai tugas yang berbeda-beda saat beraksi. SS berperan menggali, mencongkel, dan mengangkat batu relief, AB dan KS bertugas mengangkat relief ke truk, serta TG, berperan sebagai pencari pemesan batu relief makam. Demikian dilansir pada Liputan6, 29 Oktober 2020.

Kasus pencurian batu relief makam di kompleks pemakaman Tionghoa ini terbongkar, setelah polisi mendapat laporan seorang warga, yang mengatakan relief di makam keluarganya hilang. Setelah penyelidikan, empat pelaku dibekuk di lokasi yang berbeda.

Kepada polisi, tersangka mengaku, mencuri relief makam untuk memenuhi pesanan. Sebuah batu relief dijual Rp 450 ribu. Keempat tersangka telah mencuri 25 relief makam, serta dua patung singa, dari delapan kompleks pemakaman Tionghoa di Kota Kediri.

"Empat orang tersangka yang sedang melaksanakan aktivitas pencurian di wilayah makam bong cina tersebut, dari hasil lidik daripada anggota Satreskrim, kita berhasil mengamankan empat orang tersangka, serta 15 relief makam cina ini, kronologis singkatnya, tersangka mendapat pesanan untuk mencarikan relief makam yang ada di Kota Kediri," tegas AKBP Miko Indrayana, Kapolresta Kediri.

Polisi menyita barang bukti, 15 relief makam cina, uang Rp 7 juta, yang diduga dari hasil penjualan relief, serta handphone. Polisi terus mengembangkan kasus ini, karena tidak menutup kemungkinan, komplotan ini juga beraksi di luar Kota Kediri.