Video PSY Salip Justin Bieber di YouTube

TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi asal Korea Selatan, PSY, dengan lagunya, Gangnam Style, semakin menjulangkan pamornya di YouTube. Video klip Gangnam Style sekarang dinobatkan sebagai video paling banyak ditonton dalam sejarah YouTube untuk semua kategori. Hingga Ahad, 25 November 2012, Gangnam Style telah dilihat 810 juta orang dan mengalahkan video Justin Bieber, yang dilihat 804 juta orang.

Video Bieber diunggah pada Februari 2012 dan menyalip popularitas Bad Romance milik Lady Gaga. Baby Bieber sudah mulai turun pengunjungnya, tapi tetap ditonton 350-500 ribu orang per hari. Sedangkan Gangnam ditonton 7-10 juta orang per hari.

PSY mengunggah videonya sejak 15 Juli 2012. Lagu dengan goyang PSY yang nyeleneh ini telah menarik perhatian pengunjung YouTube. Sejumlah media besar, seperti Time dan CNN, serta acara talkshow, ramai membahas fenomena Gangnam Style.

Gangnam Style telah mewabah ke seluruh dunia. Pelesetan lagu plus goyangan Gangnam Style banyak ditemukan di YouTube. Di dunia nyata, Gangnam Style pun menulari hingga Sekretaris Jenderal PBB dan bos Google.

Pekan lalu, Psy tampil di American Music Award bersama rapper legendaris Mc Hammer. Psy pun "merayakan" perolehan pengunjung di YouTube melalui Twitter. Akun @psy_oppa berkicau: "#GangnamStyle just became the most watched video @YuoTube!! History."

YANDI | YOUTUBETRENDS

Baca juga

Alasan Gangnam Style Mengglobal (4)

Demam Gangnam Style di Selebriti Dunia (3)

Psy, Oppa Gangnam Style (2)

Gangnam Style, Tarian Kuda yang Mendunia (1)

Gangnam Style Pecahkan Rekor Dunia Guinness

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.