VIDEO: Sambo Marah Rumah Diobok-obok Kabareskrim, Sebut Tak Punya Etika

Merdeka.com - Merdeka.com - Sidang Obstruction of Justice kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (13/1). Kali ini, Arif Rahman Arifin bersaksi dalam sidang tersebut.

Dalam sidang, Arif menjelaskan bahwa Hendra dan terdakwa Ferdy Sambo menelepon sambil marah-marah. Hal itu terjadi saat timsus dipimpin Kabareskrim Komjen Agus memeriksa kediaman Sambo.

Dalam telpon itu, Arif bercerita, Hendra sempat tanya siapa yang memimpin olah TKP di rumah Ferdy Sambo di Duren Tiga.

Kemudian disusul Ferdy Sambo yang juga menelepon. Dengan nada marah, Sambo berkata bahwa Tim Labfor tak punya tata krama dan etika di rumahnya. [bim]