VIDEO: Sanksi Salat Gaib bagi Pelanggar Operasi Zebra Semeru di Tulungagung

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Operasi Zebra Semeru 2020, yang digelar Satlantas Polres Tulungagung lebih mengedepankan upaya pencegahan dan humanis.

Seperti pelanggar lalu lintas beragama Islam, diminta melaksanakan salat gaib, dan berdoa bagi para korban kecelakaan lalu lintas. Berikut video pemberitaannya pada Liputan6, 29 Oktober 2020.

Belasan pelanggar lalu lintas, yang terjaring Operasi Zebra 2020, dihukum melaksanakan salat gaib di lokasi. Para pelanggar yang beragama Islam, diminta untuk mengikuti salat gaib, yang ditujukan bagi para korban kecelakaan lalu lintas dan relawan Covid-19 yang gugur.

"Buat saya pribadi, mungkin lebih tenang saja, terus dimotivasi-motivasi saja buat lebih baik lagi di jalan, dan lebih hati-hati, jangan melanggar, buat keselamatan sendiri,” kata Lucki Pratama, Pelanggar Lalu Lintas.

Operasi tertib lalu lintas yang digelar Satlantas Polres Tulungagung, di Jalan Raya Ngantru ini, polisi lebih mengedepankan upaya pencegahan yang humanis. Dimana para pelanggar lalu lintas tidak dikenakan sanksi tilang, tapi diminta salat untuk menumbuhkan kesadaran dari dalam diri, agar menjadi pribadi yang lebih tertib dalam berlalu lintas.

"Jadi kita memberikan motivasi, kepada seluruh pelanggar yang melanggar lalu lintas pada hari ini untuk kita tumbuhkan, semangat dari dalam dirinya sendiri, supaya mereka tertib dalam berlalu lintas, harapannya, dengan tidak adanya pelanggaran lalu lintas, tidak ada kecelakaan lalu lintas," ujar AKP Aristianto Budi Sutrisno, Kasatlantas Polres Tulungagung.

Dalam Operasi Zebra kali ini, polisi juga melakukan tindakan represif. Para pengendara yang melanggar berpotensi menyebabkan kecelakaan, tetap dikenakan sanksi tegas berupa tilang. Satlantas Polres Tulungagung akan terus menggiatkan razia, dalam rangka Operasi Zebra, hingga 8 November 2020.