VIDEO: Santri dari Karesidenan Kediri Bakal Ikuti Belajar di Pondok Lirboyo

Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 2.500 santri dari berbagai daerah ini mulai masuk kembali ke Pondok Lirboyo, Kota Kediri, Jawa Timur, untuk mengikuti pembelajaran.

Dalam tahap pertama, pihak pondok hanya menerima santri dari wilayah Karesidenan Kediri dan sekitarnya. Selanjutnya, penerimaan santri akan dilakukan secara bertahap hingga berjumlah 28.000 santri dari seluruh Nusantara aktif menimba ilmu di pondok ini. Demikian video pemberitaannya pada Fokus, 21 Juni 2020.

Penerapan protokol kesehatan, seperti jaga jarak dan penggunaan masker menjadi hal utama yang dilakukan oleh pihak pesantren dalam penerimaan kembali para santri.

Barang bawaan santri tak luput dari penyemprotan disinfektan petugas. Selain itu para santri juga diwajibkan untuk membawa surat sehat dan telah melakukan isolasi mandiri dari pihak Puskesmas.

"Kedatangan santri Lirboyo dari Kediri dan sekitarnya yaitu meliputi, Kediri, Blitar, Tulungagung, Trenggalek, Jombang, Nganjuk ini adalah kedatangan secara bertahap santri Lirboyo dari total seluruhnya 28.000 yang hari ini kita jadwalkan datang 10 persennya, bahkan kurang," terang Abdul Muid, Pengelola Pondok.

Setelah masuk ke dalam pondok pesantren, para santri akan dikarantina selama 14 hari di dua gedung khusus. Pihak pondok pesantren juga akan melakukan tes cepat COVID-19 secara acak kepada para santri.

"Ya sebenarnya ragu, tapi kalau memang sudah memenuhi protokol kesehatan ya berani saja," ujar salah seorang santri, Abdul Azis.

Meski telah masuk kembali ke pesantren, tetapi, proses kegiatan belajar mengajar baru akan dilakukan dalam satu bulan ke depan. Nantinya, selama kegiatan belajar mengajar, para santri juga akan menerapkan protokol kesehatan secara lengkap.