VIDEO: Seorang Kurir Narkoba Tewas Ditembus Timah Panas

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Inilah tiga kurir narkoba jaringan Lapas di Jawa Timur, yang diringkus Satnarkoba Polrestabes Surabaya. Satu pelaku terpaksa ditembak mati, karena berupaya melawan polisi dengan senjata tajam.

Sedangkan dua pelaku lainnya dilumpuhkan dengan timah panas di kakinya. Polisi menyita barang bukti sabu-sabu total 2,6 kilogram lebih, dan ganja seberat 578 gram.

Jasad kurir narkoba, AS (34), warga Sukun, Malang, hari Sabtu, tiba di kamar mayat Bhayangkara Pusdik Sabhara, Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. Pelaku narkoba jaringan Lapas ini, terpaksa ditembak mati oleh Satnarkoba Polrestabes Surabaya, karena berupaya menyerang petugas dengan senjata tajam saat akan ditangkap.

Dari tersangka AS, polisi menyita sabu-sabu seberat 2 kilogram lebih, yang dikemas dalam bungkus teh china, juga menyita ganja seberat 578 gram. Dari hasil pengembangan, polisi menangkap dua kurir narkoba yang juga jaringan Lapas, yakni WI (25) dan IN (28) asal Malang Jawa Timur.

Polisi terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur, dengan menembak kaki tersangka karena berupaya kabur. Selain menjadi kurir narkoba, kedua tersangka merupakan residivis kasus curanmor. Polisi menyita barang bukti tujuh paket sabu-sabu berat total 662,13 gram. Barang haram rencananya akan diedarkan di sejumlah tempat di Malang dan Surabaya, pada pesta malam perayaan Tahun Baru.

"Tersangka AS dan IY ini berada di Malang, dan membawa perannya cukup kental, disamping sebagai kurir, maka kemudian ia meranjau, dalam struktur jaringan, kurir memiliki peran yang krusial,” ungkap Kombes Pol Jhonny Edison Isir, Kapolrestabes Surabaya, dilansir dari Liputan6, 28 Desember 2020.

Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat dengan pelanggaran undang-undang tentang narkotika, ancaman hukuman hingga 10 tahun penjara.