VIDEO: Seorang Pria di Ngawi Meninggal Tersengat Listrik Jebakan Tikus Sawah

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Senjata makan tuan. Peribahasa ini cocok untuk menggambarkan nasib seorang petani di Ngawi, Jawa Timur. Sebab, dia tewas akibat tersengat listrik jebakan tikus di sawah, yang dia pasang sendiri.

Setelah ditemukan tewas, jenazah Suparji (55), langsung dibawa ke rumah duka, di Desa Campurasri, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, Rabu siang. Korban ditemukan tewas oleh sesama petani, setelah tersengat aliran listrik yang dipasang di sawahnya, untuk membasmi tikus.

Usai olah tempat kejadian perkara, polisi dibantu petugas PLN, langsung merazia areal persawahan yang teraliri kawat listrik. Pascakejadian ini, pihak Kepolisian memberikan peringatan keras kepada para petani. Polisi tidak segan-segan akan menangkap para petani, yang masih saja menggunakan aliran listrik untuk jebakan tikus di sawah.

"Kami dari Polres, jauh-jauh hari sudah melakukan focus group discussion yakni membahas, bagaimana mengatasi hama tikus dengan tidak menggunakan jebakan dengan aliran tikus, dan kami juga sudah sosialisasi ke media elektronik dan media cetak, dan hari ini kita akan mulai razia, dimana razia ini bekerjasama dengan PLN, Pemerintah Daerah, dan pihak Pemerintah Desa, untuk mencegah hal-hal ini terulang kembali," ujar AKBP I Wayan Winaya, Kapolres Ngawi, dilansir dari Fokus, 17 Desember 2020.

Razia jebakan tikus, akan terus dilakukan hingga ke sejumlah desa di Kabupaten Ngawi. Sehingga, semua sawah yang ada, terbebas dari jebakan tikus beraliran listrik.