VIDEO: Seorang Wisatawan Terseret Arus Pantai Pulau Tabuhan, Tiga Orang Selamat

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak empat dari lima wisatawan asal Sidoarjo, dilaporkan hanyut terseret arus laut saat bermain di bibir pantai Pulau Tabuhan, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu siang. Adapun tiga korban berhasil selamat, setelah ditolong nahkoda kapal yang mengantarnya. Sementara satu wisatawan lainnya dinyatakan hilang.

Dalam video amatir, salah satu korban yang merekam saat lima wisatawan asal Sidoarjo, Jawa Timur ini berada di bibir pantai, Pulau Tabuhan, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, Sabtu siang. Keempat wisatawan yang sedang bermain air terseret arus laut menjauh dari tepi pantai.

Sementara, satu wisatawan lainnya berhasil selamat setelah berusaha berlari ke tepi pantai. Sejumlah nelayan, dan nahkoda kapal yang mengantar mereka berwisata ke Pulau Tabuhan, berhasil menolong tiga korban, sementara satu korban lainnya bernama Fuad Afandi (22), warga Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, dinyatakan hilang terseret arus laut.

Keempat wisatawan yang selamat dievakuasi kembali menuju Pantai Grand Watu Dodol, Desa Bangsring, menggunakan kapal cepat.

Sebelumnya, lima wisatawan itu tiba di Pulau Tabuhan sekitar pukul 11.00 siang, dan langsung mencebur ke laut dengan kedalaman sekitar satu meter untuk berfoto-foto. Nahas, tidak lama kemudian arus bawah laut, menerpa mereka.

“Wisata ke pulau tabuhan, terus sampai di sana, mereka hanya sebatas foto-foto, tapi dalam keadaan posisinya berada di pinggir pantai, tiba-tiba selang beberapa menit, mereka melakukan foto-foto, tiba-tiba arus datang, terus menyeret tiga korban, yang satu korban, atas nama Fuad masih belum diketemukan, untuk dua korban, Alkhamdulillah, selamat," ujar Wahyu Setia Budi, Koordinator Pos Basarnas Banyuwangi, dilansir dari Liputan6, 28 Desember 2020.

Proses pencarian melibatkan Tim SAR gabungan dari unsur Satpolair Polresta Banyuwangi, TNI Angkatan Laut, dan Basarnas. Namun, hingga Sabtu petang, korban belum juga ditemukan. Lantaran terkendala penerangan, Tim SAR gabungan menghentikan pencarian, dan akan dilanjutkan hari Minggu pagi.