VIDEO: Sering Dapat Makian, Kuli Bangunan Menyekap Majikannya di Surabaya

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Seorang nenek di Surabaya, Jawa Timur menjadi korban kekerasan dan penyekapan kuli bangunan yang bekerja di rumahnya.

Tak hanya itu, sejumlah barang berharga milik korban dibawa kabur pelaku, yang akhirnya bisa dibekuk di tempat persembunyiannya.

Peristiwa ini, bisa menjadi peringatan bagi kita agar tidak mudah percaya dengan orang yang baru dikenal, apalagi melalui media sosial. IK (25), seorang kuli bangunan warga Sukorejo, Kota Blitar, diringkus anggota Polsek Tegalsari Surabaya, lantaran menyekap majikannya, Irene Margaretha (57), di rumahnya Surabaya, Jawa Timur.

Dalam aksinya, tersangka mengikat tangan, dan kaki korban dengan handuk, bahkan memukul kepala korban memakai balok kayu. Tak cukup itu, pelaku juga membawa kabur dua handphone, uang tunai Rp 2 juta, tas, dan dompet milik korban.

Kepada polisi, IK mengaku kenal korban dari media sosial, untuk diminta bekerja di rumahnya. Baru 2 hari bekerja sebagai kuli bangunan, dirinya sering menerima makian dari korban. Dipicu sakit hati, tersangka nekat menganiaya, menyekap, dan membawa kabur barang berhaga milik korban.

Pencurian disertai penyekapan dan pemukulan ini terjadi pada 13 Oktober 2020. Pasca-kejadian, polisi memburu tersangka dan baru dapat diringkus 10 hari kemudian di Sidoarjo.

"Kita cek ke TKP, korban kita bawa ke rumah sakit, korban mengalami luka pada bagian tengkuk di belakangnya, mengalami luka, dari keterangan korban, kita mendapatkan identitas dari si tersangka, kebetulan no handphone-nya masih ketinggalan, dan tersangka waktu itu, waktu kejadian hari Selasa, 13 Oktober sempat melarikan diri, 10 hari kemudian kita bisa tangkap di daerah Sidoarjo,” ungkap Iptu I Made Gede Sutayana, Kanit Reskrim Polsek Tegalsari Surabaya.

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti, di antaranya, balok kayu yang digunakan tersangka memukul korban, dua helai handuk yang digunakan untuk menyekap korban, serta pakaian korban saat ditemukan. Demikian diberitakan pada Liputan6, 6 November 2020.