VIDEO: Status Gunung Semeru Tetap Waspada Level 2

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Gunung Semeru, di Lumajang, Jawa Timur, kembali erupsi, pada Rabu sore. Gunung Api tertinggi di Jawa tersebut memuntahkan guguran awan panas, sejauh 3,5 kilometer, ke arah Curah Kobokan. Meski begitu, belum ada laporan dampak akibat peristiwa ini.

Video amatir rekaman warga Oro-Oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, memperlihatkan saat Gunung Semeru kembali meluncurkan guguran awan panas, ke arah Sungai Curah Kobokan, dengan jarak luncur hingga 3,5 kilometer.

Awan panas guguran ini juga telah dilaporkan oleh Pos Pantau Gunungapi Semeru, di Gunung Sawur, Desa Sumber Wuluh, Kecamatan Pronojiwo, dalam rilis resminya di Magma Indonesia, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, PVMBG.

Gunung Semeru mengalami erupsi pada Rabu sore, tepatnya pukul 15.39 WIB, dengan amplitudo maksimum hingga 20 milimeter, selama 11 menit. Saat itu, kondisi puncak semeru tertutup kabut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah, atau BPBD Lumajang memastikan jika awan panas guguran ini masih aman, karena jarak dengan permukiman warga sangat jauh, dan belum ada laporan dampak yang ditimbulkan.

“Lava guguran sepanjang 3,5 kilometer yang mengarah ke Curah Kobokan, aktivitas sementara ini masih di waspada level 2, belum ada update terkini dari gunung sawur atau PVMBG, jarak ke pemukiman Alhamdulillah masih aman, karena menurut informasi, permukiman terdekat itu 9 sampai 11 kilometer separuh dari guguran awan panas,” kata Setiawan, Kabid Kedaruratan dan Rehabilitasi, seperti dilansir dari Fokus, 25 Desember 2020.

Meski belum ada laporan dampak, Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah diterjunkan ke sejumlah titik, untuk melakukan pemantauan langsung. Meski sempat landai pasca erupsi pertama pada 1 Desember lalu, adanya erupsi kembali ini, Gunung Semeru tetap pada status waspada level 2.