Video Syur Gisel Saat Jadi Istri Gading, Benarkah Jalani Open Marriage

Rochimawati, Diza Liane Sahputri
·Bacaan 2 menit

VIVAVideo syur Gisella Anastasia yang dilakukan saat masih menjadi istri sah Gading Marten, memunculkan banyak spekulasi. Salah satunya terkait jenis hubungan pernikahan keduanya yang diduga disebut Open Marriage. Lantas, seperti apa hubungan tersebut?

Ibunda Gempi ini mengaku kepada polisi bahwa pemeran wanita yang ada di video syur berdurasi 19 detik, adalah dirinya. Sementara, pemeran prianya, Michael Yukinobu de Fretes juga mengakui hal tersebut.

Meski dianggap tak wajar melakukan hubungan seks saat masih menjadi istri seseorang, nampaknya itu bukan hal yang baru lantaran ada jenis hubungan bernama Open Marriage.

"Bunda bunda kok kaget sih kalo dibuat taon 2017? Jangan polos polos amat dong, open-marriage itu fenomena biasa kok bundsay," tulis sebuah akun twitter Banyu Sadewa.

Nah, seperti apa itu open marriage? Apakah banyak yang menganut jenis hubungan pernikahan tersebut? Ini faktanya.

Siapa saja yang menjalani open marriage?

Pada Juli 2020, pengungkapan Jada Pinkett Smith bahwa dia memiliki "keterikatan" dengan penyanyi R&B August Alsina, yang mana saat itu ia masih menikah dengan Will Smith.

Selain itu, Nicole Poturalski, model cantik asal Jerman yang disebut-sebut mirip dengan Angelina Jolie, sempat dekat dengan Brad Pitt. Padahal, model cantik itu sudah memiliki hubungan pernikahan resmi dengan seorang pengusaha. Hal itu mencuatkan dugaan adanya pernikahan terbuka yang dianutnya.

Apa itu open marriage?

Konsep pernikahan terbuka bertentangan dengan semua yang telah kita pelajari tentang komitmen romantis. Dalam bukunya A Happy Life in an Open Relationship, terapis yang berbasis di Kanada Susan Wenzel, yang juga berada dalam pernikahan terbuka, mendefinisikannya bahwa hubungan terbuka adalah pengaturan di mana pasangan memutuskan untuk memasukkan pengalaman dengan orang lain sering kali untuk hubungan seksual atau kesenangan.

Hubungan terbuka tidak mendorong keterikatan emosional selain dengan pasangan resmi. Beberapa orang dalam hubungan terbuka lebih suka pengalaman seksual sekali atau beberapa kencan, tetapi pastikan mereka tidak terlibat secara romantis dengan pasangan seksual tambahan ini. Pasangan dalam hubungan terbuka selalu memprioritaskan pengalaman utama mereka.

Tak melulu bersenang-senang

Seks edukator, Tristan Taormino menuturukan bahwa ini berbeda dari poliamori, jenis hubungan non-monogami lain, karena ada satu pasangan berkomitmen di tengah dan mereka biasanya tidak mencari hubungan cinta romantis dari hubungan seksual eksternal mereka. Tapi Taormino mengatakan "pernikahan terbuka" benar-benar ditentukan oleh setiap pasangan suami istri.

"Seseorang bisa saja berada dalam pernikahan terbuka dan berkata, 'Anda diizinkan untuk menggoda dan bermesraan dengan orang-orang saat kita pergi ke bar, dan hanya itu," jelasnya. "Dan orang lain mungkin berkata, 'Kamu diizinkan memiliki pacar selain aku, pasanganmu.'"

Ini bukan tentang mengikuti aturan "benar" yang mendefinisikannya, dan lebih banyak tentang aturan dan batasan spesifik mana yang Anda dan pasangan Anda setuju. Lantas, apakah open marriage tak melulu soal bersenang-senang?

"Tentu saja, hubungan terbuka tidak bisa menyelamatkan pernikahan," kata Taormino. "Faktanya, jika ada konflik, perebutan kekuasaan, dan masalah lain dalam suatu hubungan ketika Anda membuka hubungan monogami, masalah itu akan diperbesar sepuluh kali lipat saat menjalani pernikahan terbuka," tuturnya.