VIDEO: Tanggul Jebol, Banjir Kali Lamong Meluas

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Banjir meluapnya Kali Lamong meluas, hingga melumpuhkan sejumlah ruas jalan di Kecamatan Cerme, dan Menganti, yang jadi akses utama Gresik menuju Surabaya, Jawa Timur. Jebolnya sejumlah tanggul, dan tingginya curah hujan, memperparah banjir hingga terus meluas.

Genangan banjir setinggi 80 centimeter, menggenangi sejumlah ruas jalan raya di Desa Morowudi, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Warga terpaksa menutup akses jalan, dengan memasang portal melintang di tengah jalan, sehingga kendaraan roda 4 dan lebih, tidak bisa melintas.

Sedangkan, kendaraan roda 2 tetap boleh melintas, tetapi dengan menuntun motornya. Antisipasi kemacetan, polisi mengalihkan arus lalu lintas. Untuk roda 4 atau lebih, diimbau melintasi jalan tol Bunder – Krian. Sedangkan, kendaraan roda 2, harus memutar ke jalan raya Cerme Utara, Metatu, dan jalan Duduk Sampeyan, Gresik.

"Yang jelas arah Balongpanggang ke Benjeng yang jelas diarahkan dari Balongpanggang ke arah Metatu, kerjasama dengan Cerme untuk memberikan arah-arah di sana, namun demikian, bagi warga yang dari arah Surabaya langsung Morowudi ini, tidak melihat tanda yang ada di sekitar Pasar Cerme sana," kata AKP Lukman Hadi, Kapolsek Benjeng Gresik, 18 Desember 2020.

Tingginya debit air, membuat bantuan logistik berupa nasi bungkus, untuk korban banjir, disuplai menggunakan perahu karet, dan peralatan lain seadanya. Sebagian warga memilih bertahan di rumah, dan menolak mengungsi, untuk menjaga perabot rumah tangganya.

Jebolnya sejumlah tanggul, dan tingginya curah hujan, menyebabkan debit Sungai Lamong terus meninggi, dan meluap ke sejumlah kecamatan di sekitarnya.