VIDEO: Teknik Bertanam Kokedama ala Negeri Sakura, Apa Keunggulannya ?

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Bagi Anda penghobi tanaman hias, teknik bertanam kokedama mungkin masih asing, tetapi patut dicoba. Teknik ini cukup unik, karena menggunakan serabut kelapa sebagai pot, menggantikan pot plastik.

Selain ramah lingkungan, metode tanam asal Jepang tersebut bisa membuat tampilan berbagai jenis tanaman hias lebih menarik. Berikut kita simak videonya pada Liputan6, 4 November 2020.

Bunga anggrek bulan ini tumbuh subur, dengan warna-warninya yang cerah. Namun, siapa sangka, jika bunga dengan nama latin phalaenopsis amabilis ini, dibudidayakan dalam media yang tak biasa. Yakni ditanam dengan cara dibalut serabut kelapa, atau kokedama, yang berasal dari Jepang.

Meski terbilang masih asing di Indonesia, namun teknik ini mulai dicoba oleh kelompok penghobi tanaman hias dari Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah, Jember. Caranya cukup mudah, yakni memindahkan tanaman hias dari wadah polybag, lalu membalut akar tanaman berikut media tanah, dengan serabut kelapa, hingga berbentuk bulat seperti bola.

Balutan serabut kelapa kemudian diikat dengan tali rami atau pun goni. Tanaman hias kokedama cukup dirawat dengan cara disiram, ataupun dicelupkan ke dalam air, sehingga terserap oleh serabut kelapa.

"Di Jember sendiri belum ada teknik bertanam kokedama, akhirnya dari masa pandemi itu karena waktunya banyak yang luang, jadi kami di sini mengutak-atik tanaman hias ini, bahan-bahannya sabut kelapa, tali rami dan tanaman hias itu sendiri," ujar Anggun Putri, Penghobi Tanaman Hias.

Selain ramah lingkungan, karena pot dari bahan alam, teknik kokedama ini juga menambah daya tarik tanaman hias. Beragam tanaman bisa diaplikasikan menggunakan teknik kokedama. Di antaranya anggrek, tanaman aglonema, calethea, hingga tanaman seperti kaktus.

"Keunggulannya dibandingkan dengan kita menanam tanaman hias dengan pot, sudah jelas sekali di sini go green, jadi kita tidak memerlukan membeli pot, kita cukup membungkusnya dengan moss dan menalinya dengan tali rami atau goni, semuanya di sini organik, tanpa menggunakan plastik, semua tanaman hias bisa dilakukan kokedama, namun yang ukurannya relatif kecil," ujar Hidayah Mutianingsih, Praktisi Pertanian.