VIDEO: Unair Akan Mulai Uji Klinis Vaksin COVID-19 pada Hewan

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Vaksin merah putih untuk COVID-19 yang dikembangkan Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya, akan uji klinis pada hewan seperti, kera dan tikus.

Jika uji klinis pada hewan ini berhasil, dilanjutkan uji klinis pada manusia. Selain terus mengembangkan penelitian pada vaksin merah putih, Universitas Airlangga (Unair) juga memproses pengembangan obat COVID-19.

Uji klinis pada hewan kera ini rencananya digelar oleh Tim Peneliti UNAIR pada bulan Desember 2020 mendatang. Apabila uji klinis pada kera dan tikus ini sukses, tim peneliti akan melanjutkan uji klinis pada manusia.

Langkah tersebut masih memerlukan tahapan selanjutnya dan proses membutuhkan waktu yang cukup lama. Berikut dilansir pada Liputan6, 10 November 2020.

Pihak Unair juga harus bekerja sama dengan perusahaan farmasi, karena keterbatasan fasilitas. Selain itu pengembangan vaksin Covid-19 juga memerlukan teknologi yang lebih maju. Karena saat ini, semua institusi di dunia tengah bahu-membahu memproduksi vaksin yang baik dan aman, dalam upaya memerangi COVID-19.

"Dari animal trial ini nanti mulai dari tikus sampai dengan kera, kita ndak punya fasilitas sampai ke sana, untuk keranya terutama ya, sehingga perlu kerja sama, khususnya yang penggunaan untuk kera, setelah itu kera, Insya Allah doakan sukses, efektif, tidak ada dampak yang signifikan," ujar Rektor Unair, Prof Mohammad Nasih.

Ia menuturkan, setelah itu uji coba ke manusia. Hal itu dilakukan bertahap. "Akan kita lanjutkan juga nanti dengan trial ke manusia, dan ini berarti perlu waktu juga, baik tahap 1, 2 maupun 3,” terang Prof. Mohammad Nasih, Rektor UNAIR.

Selain mempersiapkan pengembangan vaksin COVID-19, Tim Peneliti Unair juga terus mengembangkan obat COVID-19, yang juga bekerja sama dengan perusahaan farmasi.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.