VIDEO: Uniknya Lomba Balap Sepeda Wanita di Bolivia, Berpacu Pakai Rok Panjang

·Bacaan 1 menit

- Lomba balap sepeda yang digelar di El Alto, Bolivia, berlangsung unik dan menarik. Lomba tersebut diikuti puluhan wanita pribumi (penduduk asli) dengan ciri khas pakaian mereka, menggunakan rok panjang dan baju berlengan panjang.

Para wanita penduduk asli yang biasa disebut "Cholita" tersebut berpacu kencang dengan menggunakan rok panjang, tetapi terlihat mereka tidak mengalami kendala. Mereka bahkan harus melewati padatnya lalu lintas di El Alto, kota terbesar kedua di Bolivia, yang memiliki populasi penduduk salah satu yang terpadat di dunia.

Tidak hanya sampai di situ tantangan mengikuti lomba balap sepeda di El Alto. Para wanita tersebut juga harus menghadapi tipisnya kadar oksigen di daerah tersebut. El Alto terletak 4.150 meter di atas permukaan laut. Bagi yang tidak terbiasa, berolahraga dalam kondisi tersebut tentu menjadi hal yang berat.

Lomba balap sepeda tersebut digelar pada Sabtu (30/10/2021). Pemenang lomba adalah Laura Ramirez Huarachi, dengan catatan waktu 11 menit dan 11 detik.

"Kami sekarang sangat berkembang. Kami menjadi memiliki pemikiran untuk mendapatkan pendidikan, berlatih berbagai jenis olahraga, dan balapan ini banyak membantu kami," ujar Huarachi, seperti dilansir dari AP.

Selama beberapa dekade, penduduk asli Bolivia hidup menderita karena adanya diskriminasi. Namun, para wanita pribumi dalam beberapa tahun terakhir berani untuk tampil. Mereka dengan bangga berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan kebudayaan dan olahraga.

Seperti apa uniknya lomba balap sepeda para wanita pribumi di Bolivia? Para pembaca bisa melihatnya dalam tayangan singkat di atas.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel