Video Viral di Medsos, Ini Penjelasan Detail Erajaya Terkait CS iBox Tak Ramah ke Konsumen

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - iBox ramai dihujat oleh warganet di media sosial karena dianggap tidak ramah dalam memberi pelayanan ke konsumen. Hal ini terjadi setelah ada sebuah video viral dari akun @julio.ioio yang berisi keluhannya saat berbelanja di gerai iBox yang ada di Mall Senayan City.

Dalam video viral, pelanggan ini mengeluh, merasa tidak mendapatkan pelayanan terbaik dari customer service iBox karena datang ke gerai dengan sandal jepit dan pakaian yang kurang rapi.

Hal ini pun diklarifikasi oleh pihak Erajaya Swasembada sebagai pengelola iBox, melalui keterangan yang diterima Tekno Liputan6.com, Sabtu (27/12/2020).

"Pertama-tama, kami selalu menghargai dan menyambut baik masukan pelanggan. Feedback yang konstruktif dan faktual akan membantu memperbaiki dan meningkatkan pelayanan staf di seluruh jaringan retail Erajaya Group," kata Erajaya dalam keterangan.

Erajaya pun menelusuri kasus ini, baik dengan cara wawancara staf yang terlibat dan meninjau rekaman CCTV di toko iBox. Dari hasil investigasi, diketahui kasus ini terjadi pada Kamis, 24 Desember 2020 pukul 12.49 WIB.

Dikatakan pihak Erajaya, saat itu staf iBox menyambut pelanggan dengan salam "Hallo, welcome to iBox'.

"Kemudian (staf) menanyakan produk Apple yang dicari. Staf kami kemudian menawarkan untuk membantu memberikan informasi, namun kustomer diam saja. Staf kami tetap mendampingi sampai kustomer berada di booth iPhone," kata pihak Erajaya.

Selanjutnya selama durasi 9 menit 4 detik, Erajaya menyebut, staf iBox terus melakukan probing di booth tersebut.

Beri Penjelasan dan Temani Kustomer

Karyawan menunjukkan iPhone X dan iPhone 8 pada penjualan perdana di gerai iBox, Central Park, Jakarta, Jumat (22/12). Calon pembeli rela antre untuk membeli iPhone terbaru sejak pagi hari. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Karyawan menunjukkan iPhone X dan iPhone 8 pada penjualan perdana di gerai iBox, Central Park, Jakarta, Jumat (22/12). Calon pembeli rela antre untuk membeli iPhone terbaru sejak pagi hari. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

"Kustomer menanyakan stok barang, perbedaan iPhone 11 dengan 12. Staf kami menjelaskan stok barang yang ada, namun kustomer masih kurang paham, sampai teman wanitanya merekomendasikan iPhone 12 Pro warna Gold," tulis Erajaya dalam klarifikasinya.

Lebih lanjut Erajaya mengatakan, staf iBox mencoba menjelaskan kembali mengenai kondisi stok, karena barang yang diminati (iPhone 12 Pro Max warna Pasific Blue) tidak tersedia.

Erajaya menyebut, staf iBox tetap melayani dan mendampingi kustomer hingga akhirnya kustomer memutuskan memilih iPhone 12 Pro 256GB warna Gold.

Selanjutnya pada pukul 12.59 WIB dari hasil rekaman CCTV disebutkan, kustomer berpindah ke bagian aksesoris. Saat itu, selama 5 menit, staf iBox menawarkan berbagai macam aksesoris pelengkap, dari mulai casing hingga tempered glass.

Saat itu kustomer ingin mencari casing clear, namun karena stok tidak tersedia, kustomer memutuskan untuk menggunakan tempered glass Lamina.

Kemudian pada 13.11 WIB, staf membawa unit yang dibeli kustomer ke meja aktivasi untuk diperiksa bagian aktivasi. Pada durasi selama 5 menit 47 detik, staf melakukan proses aktivasi produk.

"Staf kami kemudian meninggalkan kustomer dengan tim Lamina karena produk yang telah dibeli akan sekalian dipasang lapisan anti gores," kata Erajaya.

Undang Pengunggah Video

Tampilan salah satu seri iPhone 12 yang dilengkapi dengan teknologi 5G sehingga lebih cepat diluncurkan Apple pada Selasa (13/10/2020). Apple meluncurkan seri iPhone 12 yang mendukung teknologi seluler 5G. (Apple via AP)
Tampilan salah satu seri iPhone 12 yang dilengkapi dengan teknologi 5G sehingga lebih cepat diluncurkan Apple pada Selasa (13/10/2020). Apple meluncurkan seri iPhone 12 yang mendukung teknologi seluler 5G. (Apple via AP)

Atas adanya perbedaan kronologi kejadian yang disampaikan staf dan rekaman CCTV gerai dengan video viral di media sosial tersebut, pihak Erajaya Group pun mengundang pemilik akun TikTok @julio.ioio melalui direct message dan WhatsApp.

"Untuk mengetahui lebih jauh persepsi kurangnya pelayanan staf iBox, kami telah mengundang pemilik akun TikTok untuk dapat bersilaturahmi, namun saat ini belum mendapatkan tanggapan," kata pihak Erajaya.

Lebih lanjut, Erajaya mengimbau agar yang bersangkutan bisa meluangkan waktu untuk bertemu dengan perwakilan Erajaya.

(Tin/Isk)