VIDEO: Wakil Indonesia, Komet Akbar Melangkah ke Perempat Final Tenis Meja Paralimpiade Tokyo 2020 Setelah Taklukkan Atlet Prancis

·Bacaan 1 menit

- Salah satu wakil Indonesia di cabang olahraga tenis meja di Paralimpiade Tokyo 2020, Komet Akbar, memastikan langkah melaju ke babak perempat final nomor tunggal putra kelas 10. Hasil tersebut didapat setelah atlet berusia 35 tahun itu mengalahkan atlet dari Prancis, Gilles de la Bourdonnaye, di Tokyo Metropolitan Gym, Jepang, Jumat (27/8/2021) siang hari WIB.

Komet Akbar mengalahkan Gilles de la Bourdonnaye dalam pertarungan yang seru selama 5 gim. Pada gim pertama, Akbar menang dengan skor 11-6. Namun, situasi berubah pada gim kedua, di mana De la Bourdonnaye menang dengan 11-5. Begitu juga dengan gim ketiga, De la Bourdonnaye kembali menang dengan 11-7.

Dua gim terakhir, Akbar bisa membalikkan keadaan. Ia menang pada gim keempat dan kelima dengan 11-8 dan 11-9. Hasil kemenangan 3-2 atas De la Bourdonnaye mengantarkan Akbar lolos dari Grup A kelas 10 dan melaju ke babak perempat final. Pada laga sebelumnya, Akbar mengalahkan wakil dari Polandia, Patryk Chojnowski, dalam pertarungan tiga gim.

Pada perempat final, Komet Akbar akan bertemu dengan wakil dari Prancis lainnya, yaitu Mateo Boheas. Atlet berusia 24 tahun tersebut juga tak terkalahkan seperti Akbar pada babak grup. Ia menang atas wakil dari Brasil (Carlos Alberto Carbinatti Junior), Austria (Krisztian Gardos), dan Afrika Selatan (Theo Cogill) di Grup D.

Akbar dan wakil Indonesia lainnya, David Jacobs, berpeluang bertemu pada babak semifinal. Hal itu bisa terjadi bila keduanya mengalahkan lawan-lawannya pada perempat final. David Jacobs akan bertemu atlet China, Lian Hao.

Seperti apa penampilan Komet Akbar saat mengalahkan wakil dari Prancis, Gilles de la Bourdonnaye, pada laga Grup B tenis meja tunggal putra kelas 10 di Paralimpiade Tokyo 2020? Kalian bisa melihatnya dalam tayangan highlights di atas.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel