VIDEO: Warga di Banyuwangi Bersama Petugas Gabungan Bersihkan Lingkungan Usai Banjir

Liputan6.com, Jakarta - Pasca terjadinya banjir yang merendam ratusan rumah di Banyuwangi, Jawa Timur, warga dibantu petugas membersihkan rumah mereka, dengan membersihkan lumpur yang terbawa air masuk rumah serta menjemur perabotan.

Meski banjir sudah surut, warga tetap siaga jika banjir akan terjadi lagi, apabila hujan deras kembali turun. Setelah diterjang banjir setinggi 1 meter lebih akibat meluapnya Sungai Kalilo, yang ada di pusat Kota Banyuwangi, Jawa Timur, warga dan petugas gabungan melakukan pembersihan sisa-sisa banjir. Warga gotong-royong menjemur seluruh perabotan rumahnya di jalan-jalan perkampungan.

Seperti yang terjadi di lingkungan Surodilagan, Kelurahan Kepatihan ini. Perkampungan yang letaknya berdekatan dengan aliran Sungai Kalilo ini menjadi daerah yang cukup parah terdampak luapan banjir.

Air yang masuk ke dalam rumah mereka banyak bercampur dengan lumpur. Akibatnya, aktivitas warga terganggu. Anak-anak mereka yang seharusnya sekolah pada Selasa pagi, terpaksa diliburkan karena baju sekolah mereka basah.

Petugas gabungan dari unsur TNI, Polri, dan BPBD masih berupaya melakukan pengerukan sungai yang dangkal di beberapa titik. Petugas juga memberi layanan kesehatan, dan pemberian obat gratis kepada masyarakat yang terdampak banjir.

Sebelumnya, banjir luapan Sungai Kalilo merendam ratusan rumah di dua kelurahan yang ada di pusat Kota Banyuwangi, Senin sore. BPBD Banyuwangi mencatat, ada sekitar 110 rumah yang terdampak banjir dengan rincian, 60 rumah di wilayah Kelurahan Kepatihan, sementara sisanya berada di wilayah Kelurahan Tukangkayu.

Banjir terjadi, selain karena intensitas hujan yang cukup tinggi juga disebabkan mendangkalnya aliran Sungai Kalilo. Meski banjir sudah surut, tapi warga masih khawatir terjadi banjir susulan, jika hujan lebat kembali seperti hari sebelumnya. Berikut diberitakan pada Fokus, 11 Maret 2020.