VIDEO: Warga Perumahan Sidoarjo Sediakan Ruang Isolasi Mandiri bagi Pemudik

Liputan6.com, Jakarta - Banyaknya penolakan pada para pendatang yang berasal dari zona merah yang dikhawatirkan membawa virus COVID-19, menjadi masalah serius.

Namun, di Sidoarjo, Jawa Timur, warga permukiman justru menyambut para pendatang dengan membuat ruang isolasi mandiri serta logistik diperuntukkan bagi pemudik dari luar kota.

Seperti inilah dukungan yang dilakukan bagi warga pendatang yang mudik pulang ke rumahnya di Perumahan Puri Indah RW 09, Kota Sidoarjo. Para perantau ini datang tak disambut protes dan juga pengucilan dari warga, meski baru tiba dari wilayah zona merah Covid-19, seperti, Jakarta. Mereka mendapat dukungan berupa penyediaan ruang isolasi mandiri, kebutuhan logistik hingga dukungan moril.

Sesuai prosedur yang diberlakukan, Bagyo Santoso yang baru tiba dari merantau di Jakarta ini, diwajibkan untuk mengisolasi diri selama 14 hari, di ruang isolasi yang telah disediakan oleh Tim Satgas Cegah Covid-19, RW 09 Perumahan Puri Indah. Berikut diberitakan pada Liputan6,20April 2020.

Ruang isolasi mandiri ini sebelumnya merupakan kantor milik salah satu warga yang kosong, karena pekerjanya saat ini diminta kerja dari rumah.

Atas inisiatif dari warga, bangunan ini kemudian disulap menjadi ruang isolasi bagi warga pendatang dari zona merah. Seluruh kebutuhan logistik, bagi mereka yang diisolasi akan disediakan, dan selalu dimonitor Tim Satgas.

Tak hanya menyediakan ruang isolasi mandiri bagi para pemudik. Untuk mencegah sebaran virus corona baru (Sars-CoV-2) yang sebabkan COVID-19, di permukiman Sidoarjo ini juga diberlakukan akses keluar masuk satu pintu.

Pengunjung baik itu yang mengendarai sepeda motor dan juga mobil, seluruhnya akan diperiksa suhu tubuhnya dengan thermal gun, dilakukan penyemprotan disinfektan, dan juga mencuci tangan sebelum masuk ke pemukiman.