Vietnam berharap SEA Games 2021 dorong pertumbuhan sektor pariwisata

·Bacaan 2 menit

SEA Games Hanoi, Vietnam diharapkan dapat mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, termasuk di Provinsi Quang Ninh yang menjadi satu di antara 12 lokasi penyelenggaraan pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara edisi ke-31 tersebut.

Dilansir dari laman resmi SEA Games Hanoi, Senin, Quang Ninh melihat potensi yang bagus mempromosikan sektor pariwisata untuk menarik lebih banyak pengunjung.

Quang Ninh akan menjadi tuan rumah dari tujuh cabang olahraga dari 40 yang dipertandingkan pada SEA Games Vietnam. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak kedua setelah Hanoi.

Cabang olahraga yang terselenggara di Quang Ninh adalah triatlon, sepak bola putri, bola voli indoor, bola voli pantai, bola tangan pantai, xiangqi, dan catur.

Quang Ninh berharap dapat menyambut hampir 980 atlet, 400 wasit, lebih dari 230 pelatih dan lebih dari 110 anggota panitia penyelenggara.

Baca juga: Penyelenggara rilis bentuk medali untuk SEA Games Vietnam

Pesta olahraga dua tahunan tersebut dinilai mampu memberikan dorongan penting bagi pertumbuhan sektor pariwisata lokal dengan berbagai kegiatan budaya, olahraga, dan pariwisata setelah dua tahun "mati suri" terdampak pandemi COVID-19.

Dibuka penuh sejak pertengahan Maret, Quang Ninh menjadi salah satu tujuan wisata paling populer di wilayah utara dan telah menunjukkan tanda-tanda membaik dalam pengembangan pariwisata, dengan jumlah pengunjung yang tinggi.

Tahun ini, Quang Ninh menargetkan 9,5 juta hingga 10 juta wisatawan yang berkunjung dan memperoleh 832,69 juta dolar (sekitar Rp12 triliun) dari sektor pariwisata.

Terletak di pantai utara Vietnam, Quang Ninh memiliki potensi besar untuk mengembangkan beragam bentuk pariwisata. Provinsi ini memiliki garis pantai lebih dari 250 kilometer dan lebih dari 2.000 pulau, serta pulau kecil yang merupakan dua pertiga dari total di Vietnam.

Quang Ninh adalah rumah bagi 632 situs lanskap dan peninggalan, terutama Ha Long Bay, Situs Warisan Alam Dunia yang diakui UNESCO.

Baca juga: KOI pastikan Asian Games 2022 berlangsung sesuai jadwal
Baca juga: KOI kurangi jumlah kontingen Indonesia di SEA Games 2022
Baca juga: KOI tutup pintu cabang yang ingin berangkat mandiri ke SEA Games 2022

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel