Vietnam galau soal SEA Games, Menpora: Sekarang atau tidak sama sekali

·Bacaan 2 menit

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengatakan Vietnam tak lagi punya pilihan selain tetap menggelar SEA Games 2021 sesuai jadwal atau membatalkan multievent dua tahunan tersebut.

Menurut Zainudin, usulan Vietnam untuk menunda SEA Games 2021 ke 2022 hanya akan membuat agenda olahraga kian padat pada tahun depan. Indonesia dan negara-negara lain di Asia Tenggara juga bakal disibukkan dengan Asian Games 2022 Hangzhou, China.

Keinginan Vietnam untuk menunda hingga 2023 pun dinilai tidak memungkinkan karena sudah ada Kamboja yang ditetapkan sebagai tuan rumah SEA Games 2023.

“Kita sudah ada agenda Asian Games 2022, dan saya mendukung sikap Komite Olimpiade Indonesia (KOI) bahwa kami menolak apabila harus digeser ke 2022,” ujar Zainudin dalam temu media virtual di Jakarta, Selasa.

“Pemerintah menolak karena kami kaitkan dengan anggaran, apalagi tahun depan ada Asian Games dan event-event lain, dan jangan sampai terbebani dengan itu. Jadi Vietnam, ambil sekarang atau tidak sama sekali,” sambung dia.

Baca juga: Indonesia tolak usulan penundaan SEA Games 2021
Baca juga: Usul menunda SEA Games dan alarm dari Vietnam untuk ASEAN


Penolakan juga kembali disampaikan Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktohari. Dalam rapat virtual SEA Games Federation (SEAGF) pada 24 Juni lalu, Okto juga telah menawarkan dua pilihan kepada Komite Olimpiade Vietnam dan Vietnam SEA Games Organizing Committee (VOC) yang masih merasa gamang atas kesediaan mereka menjadi tuan rumah pada tahun ini di tengah lonjakan kasus COVID-19 di negaranya.

“Kami sudah menyampaikan bahwa Vietnam harus memutuskan apakah SEA Games tetap digelar atau dibatalkan,” kata Okto.

Menurut Okto, NOC Vietnam dan VOC akan berusaha menyakinkan pemerintah setempat agar SEA Games 2021, yaitu bisa tetap digelar sesuai rencana pada 21 November-2 Desember.

Dalam rapat SEAGF tiga pekan lalu, tuan rumah Vietnam menyampaikan usulan penundaan SEA Games Hanoi ke 2022. Namun tujuh dari 11 negara anggota SEAGF, yaitu Indonesia, Brunei, Kamboja, Malaysia, Filipina, Singapura dan Thailand menolak usulan tersebut.

Hanya Myanmar yang setuju terhadap penundaan SEA Games. Sedangkan Timor Leste mengikuti apa pun hasil keputusan dalam rapat SEAGF.

Nasib SEA Games 2021 akan diputuskan pada 8 Juli mendatang.

Baca juga: Nasib SEA Games 2021 ditentukan bulan depan
Baca juga: Vietnam berencana tunda SEA Games hingga tahun depan
Baca juga: Atlet SEA Games 2021 wajib karantina 14 hari

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel