Vihara Ekayana di Mata Warga Sekitar

TEMPO.CO, Jakarta - Warga sekitar menyayangkan aksi teror yang terjadi di Vihara Ekayana, Kebon Jeruk, Jakarta Pusat kemarin malam. Warga menyatakan pengurus vihara banyak berbuat baik terhadap masyarakat sekitar yang kurang mampu.

"Kok tega ya, mereka itu baik banget padahal masih aja ada yang berbuat kayak gini," ujar Richard Lim, 64 tahun kepada Tempo, Senin 5 Agustus 2013. Ia memberi contoh pada perayaan Waisak lalu, vihara memberi pengobatan gratis dan berbagi sembako pada masyarakat sekitar. "Tidak pilih-pilih, siapa saja mau mereka dapat (pengobatan dan sembako)."

Richard menambahkan vihara itu juga memberi perhatian kepada lansia sepertinya. "Saya berobat gratis di sini untuk masalah mata dan telinga saya," ujarnya.

Ketua Rukun Warga 08, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Sarjana membenarkan hubungan baik antara vihara dengan warga. "Hubungan dengan masyarakat sangat baik," ujarnya. Ia mengatakan pengurus vihara gemar memberi bantuan sosial bagi masyarakat sekitar yang membutuhkan.

Semalam, bom meledak di Vihara Ekayana yang terletak di Jalan Mangga, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Dua bom berdaya ledak rendah meledak pada sekitar pukul 19.00. Ledakan ini melukai seorang pengunjung vihara. Ia terluka lecet di lengannya. Satu bom lainnya meledak pada pukul 22.00 WIB.

Polisi langsung menerjukan tim Gegana dan Detasemen Khusus 88 Antiteror ke lokasi. Sejak tadi malam polisi telah melakukan sterilisasi di lokasi vihara sekaligus melakukan olah perkara. (Baca: Apa Motif Peledak Vihara Ekayana? Ini Kata Kapolda)

M. ANDI PERDANA

Berita Lainnya:

Apa Motif Peledak Vihara Ekayana? Ini Kata Kapolda

Obrolan Khusus Jokowi dan Setiawan Djodi

Akbar Tandjung Akui Elektabilitas Ical Rendah

Kronologi Ledakan di Vihara Ekayana

Pengamat: Bom Vihara Diduga Terkait Myanmar  

Mobil Dinas DPR RI Disewakan untuk Mudik

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.